The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Alhamdulillah, Peneliti Indonesia Berhasil Temukan Obat Virus Corona
Ilustrasi obat virus corona.(freepik)
Health

Alhamdulillah, Peneliti Indonesia Berhasil Temukan Obat Virus Corona

Menggunakan lima kombinasi obat.

Sabtu, 13 Juni 2020 14:46 WIB 13 Juni 2020, 14:46 WIB

INDOZONE.ID - Ramai-ramai peneliti dari berbagai negara melakukan riset demi menemukan obat virus corona. Tak ketinggalan, peneliti dari Indonesia.

Setelah melakukan serangkaian penelitian, tim peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) berhasil menemukan obat virus corona. Bahkan, obat tersebut efektif melawan virus corona.

Suko Widodo, Humas Unair, mengonfirmasi kabar tersebut kepada Indozone, Sabtu (13/6/2020). Menurutnya, peneliti dari Unair sukses menemukan titik terang mengenai obat virus corona.

"Saya senang membagikan kabar baik ini. Ini merupakan penemuan besar," ungkapnya.

obat virus corona
Obat virus corona tak boleh diperjuabelikan.(dok)

Temuan Besar

Temuan itu berupa lima kombinasi regimen obat yang berasal dari obat-obat yang sudah beredar di pasaran.

Obat-obatan tersebut berpotensi menjadi obat bagi pasien Covid-19. Lima jenis obat terebut adalah Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne, Lopinavir/ritonavir dengan doxycyline, Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine, Hydroxychloroquine dengan azithromicyne dan Hydroxychloroquine dengan doxycycline.

Obat tersebut tak diperjual belikan. Obat tersebut akan disebar ke rumah sakit rujukan virus corona.

"Belum diperjualbelikan. Ini kolaborasi antara UNAIR, BNPB, dan juga Badan Intelijen Negara," pungkas Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga, Dr. dr. Purwati, SpPD, K-PTI FINASIM dalam keterangannya.

Kombinasi regimen obat tersebut memiliki potensi dan efektifitas cukup bagus terhadap daya bunuh virus corona. Dosis masing-masing obat dalam kombinasi tersebut yaitu 1/5 dan 1/3 lebih kecil dibandingkan dosis tunggalnya sehingga mengurangi efek toksik dari obat tersebut bila diberikan sebagai obat tunggal. 

“Kini sudah ada ratusan obat yang sudah diproduksi dan akan disebarkan kepada rumah sakit yang membutuhkan,”pungkasnya.


Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Desika Pemita
JOIN US
JOIN US