The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini Penjelasan Mengenai Model Geopolitik 3 Dunia Berasal!
Ilustrasi model tiga dunia dalam peta. (photo/Ilustrasi/Pexels/slon_dot_pics)
Fakta Dan Mitos

Ini Penjelasan Mengenai Model Geopolitik 3 Dunia Berasal!

Jumat, 22 Januari 2021 11:57 WIB 22 Januari 2021, 11:57 WIB

INDOZONE.ID - Pasti kamu pernah dong mendengar istilah dari 'negara dunia pertama, kedua, dan ketiga'. Istilah itu merujuk kepada perkembangan ekonomi pada suatu negara. Seperti contohnya, negara-negara kaya seperti AS dan Eropa digambarkan sebagai negara dunia pertama. 

Namun, dari manakah istilah perbedaan ini berasal? Lalu, kenapa kita sangat jarang mendengar istilah 'negara dunia kedua'? Ini penjelasannya! Model geopolitik 3 dunia itu pertama kali muncul di pertengahan abad ke-20 sebagai cara pemetaan berbagai pemain dalam Perang Dingin. 

Dimana, para sejarawan merujuk kepada ahli demografi asal Prancis yang bernama Alfred Sauvy untuk penamaan tiga dunia itu terbit pada artikel tahun 1952 dengan judul 'Three Worlds, One Planet'. 

Sauvy juga memasukkan Amerika Serikat, Eropa Barat, Jepang hingga Australia dalam dunia pertama. Lalu, terdapat negara Uni Soviet dan Eropa Timur pada dunia ke-2. Sementara dunia ketiga sendiri mencakup semua negara yang tidak aktif memihak pada suatu kubu dalam Perang Dingin. 

Dimana, istilah itu mencakup negara Eropa yang miskin, Afrika, Timur Tengah, Amerika Latin dan Asia. Terdapat sumber lain yang mengatakan bahwa, Charles de Gaulle yang menciptakan istilah tiga dunia. Walaupun sepertinya, ia hanyalah mengutip Sauvy. 

Pada zaman kiwari, negara-negara Barat dengan perekonomian yang kuat digambarkan sebagai dunia pertama. Tampaknya, perebutan negara dunia kedua telah usang pasca runtuhnya Uni Soviet, tapi penyebutan negara dunia ke-3 masih umum kita jumpai. Namun, artinya sendiri telah menyimpang dari negara non-blok menjadi negara berkembang. 

Banyak akademisi melihat bahwa label dunia ketiga saat ini sudah ketinggalan zaman. Terdapat istilah lain seperti negara berkembang atau negara berpenghasilan menengah ke bawah lebih sering dipakai sebagai penggantinya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ferry Andika
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US