The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Per 6 Agustus, Kunjungi Museum & Pusat Pameran di Italia Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin
Italia. (photo/Ilustrasi/Pexels/Josh Hild)
Travel

Per 6 Agustus, Kunjungi Museum & Pusat Pameran di Italia Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Minggu, 01 Agustus 2021 11:14 WIB 01 Agustus 2021, 11:14 WIB

INDOZONE.ID - Kasus COVID-19 di Italia sendiri kembali meningkat. Wisatawan yang mau berkunjung ke museum di Italia pun harus tunjukkan sertifikat vaksin COVID-19. Mengutip Guardian, pada 6 Agustus 2021 mendatang, para wisatawan yang mengunjungi stadion, teater, bioskop, pusat pameran, kolam renang, hingga dengan pusat kebugaran membutuhkan persayaratan tambahan. Begitu pula dengan makan malam di restoran. 

Untuk mendapatkan izin itu, masyarakat harus mempunyai 'green pass' sebagai bukti telah mempunyai satu dosis vaksin COVID-19 dalam 9 bulan sebelumnya. Andai belum memiliki sertifikat vaksin COVID-19, warga dapat memberikan bukti tes COVID-19 negatif yang diambil dalam tempo 48 jam. 

"Kartu bebas Covid tersebut dibutuhkan agar orang-orang bisa kembali melakukan hal-hal yang mereka sukai, dengan jaminan tak berada di sebelah orang yang menularkan," ungkap Perdana Menteri Italia, Mario Draghi dalam memberikan komentarnya. 

Aturan tersebut pun ditujukan untuk warga lokal, pemerintah Italia sendiri belum menentukan langkah untuk turis asing, termasuk dari Amerika Serikat yang belum mendapatkan izin. Meski sudah melakukan pelonggaran kegiatan masyarakat, Italia belum membuka club malam. 

Persoalan lain yang sedang digodok adalah mengenai kewajiban izin bepergian di dalam negeri dengan menggunakan kereta api, pesawat, ataupun bus jarak jauh. Rencananya, aturan tersebut akan dievaluasi kembali pada September mendatang.

"Saya mengundang semua orang Italia untuk divaksinasi dan segera melakukannya. Tanpa vaksinasi, kami harus menutup semuanya lagi," lanjut Draghi. 

Sekadar informasi, Italia sendiri telah menjadi salah satu negara Eropa pertama yang terkena pandemi pada awal 2020. Negara ini telah melaporkan jumlah kematian akibat COVID-19 tertinggi kedua di Eropa usai Inggris. Italia sendiri telah melaporkan lebih dari 1,2 juta kasus COVID-19 dan hampir 128 ribu kematian.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US