The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jepang Berhasil Mencetak Rekor dengan Hadirkan Kecepatan Transmisi Data 319 Tb/s
Jaringan. (photo/Ilustrasi/Pexels/panumas nikhomkhai)
Fakta Dan Mitos

Jepang Berhasil Mencetak Rekor dengan Hadirkan Kecepatan Transmisi Data 319 Tb/s

Jumat, 16 Juli 2021 15:08 WIB 16 Juli 2021, 15:08 WIB

INDOZONE.ID - Teknologi baru yang dikembangkan oleh para insinyur Jepang berhasil memecahkan rekor kecepatan transmisi data sebelumnya. Sepanjang kabel optik yang lebih dari 3.000 km, tim berhasil mencapai kecepatan transmisi data 319 terabit per detik. 

Ini tidak hanya memecahkan rekor sebelumnya yang mencapai 178 Tb/s, teknologi ini kompatibel dengan infrastruktur yang ada, yang berarti dapat ditingkatkan dengan relatif mudah. Rekor baru ini dibuat tim ilmuwan dan insinyur yang dipimpin oleh fisikawan Benjamin Puttnam dari Institut Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (NICT) Jepang, dan melanjutkan pekerjaan sebelumnya di mana NICT berpartisipasi. 

Pencapaian itu pakai serat optik tiga inti yang digabungkan, sebuah teknologi yang menyalurkan data di sepanjang 3 tabung serat optik daripada satu seperti standar saat ini, untuk kurangi distorsi sinyal jarak jauh. Kecepatan 319 Tb/s ini menggunakan tekonologi yang serupa, tetapi menerapkan empat inti. 

Data kemudian ditransmisikan menggunakan teknologi yang disebut dengan multiplexing divisi panjang gelombang. Itu akan dipancarkan dari laser yang membagikan sinyal menjadi 552 saluran, dan mengirimkannya ke empat inti serat optik. Pada interval 70 kilometer di sepanjang serat, amplifier meningkatkan kekuatan sintal untuk menjaga kehilangan transmisi seminimimal mungkin dalam jarak jauh. 

Secara keseluruhan kecepatan data rata-rata per saluran adalah sekitar 145 Gb/s untuk setiap inti, dan sekitar 580 Gb/s untuk keempat inti jika digabungkan. Itu masih sangat cepat, semua hal akan dipertimbangkan. Kecepatan rekor 319 Tb/s dapat dicapai pada 552 saluran panjang gelombang maksimum. 

Nantinya, tim berencana untuk terus bekerja di sistem transmisi data jarak jauh mereka, untuk mencoba tingkatkan kapasitas transmisi, dan memperluas jangkauan transmisi. Makalah ini pun dipresentasikan di Konferensi Internasional tentang Komunikasi Serat Optik pada Juni.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US