Virus Covid-19 Bikin Pariwisata Bali Lesu, Pegawai Hotel Diliburkan
Ilustrasi wisman di Bali. (INDOZONE/Utami Evi Riyani)
Travel

Virus Covid-19 Bikin Pariwisata Bali Lesu, Pegawai Hotel Diliburkan

Kunjungan wisman turun.

Jumat, 14 Februari 2020 11:47 WIB 14 Februari 2020, 11:47 WIB

INDOZONE.ID - Virus corona baru (Covid-19) yang telah menyebar di berbagai negara berdampak pada pariwisata. Di Indonesia sendiri, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali mengalami penurunan.

Ini mengakibatkan mata rantai perekonomian di Bali terganggu. Kunjungan wisman di Bali biasanya didominasi oleh wisman asal Tiongkok dan Australia. Namun akibat virus ini, terjadi penurunan jumlah sumbangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Daerah Bali yang mencapai 70 persen.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam 'Seminar Kebijakan Pemerintah Dalam Menghadapi Imbas Virus Corona' di Graha Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kamis (13/02/2020).

"Dampaknya berbeda di setiap daerah. Di Ubud dan Sanur, dampak penurunannya sekitar 3-5% dan 9-10%. Dampak yang paling besar terjadi di Kuta. Hal ini menyebabkan lesunya aktivitas pariwisata di sejumlah kawasan sehingga beberapa restoran dan hotel mengambil langkah meliburkan pegawainya," kata Tjokorda dikutip dari siaran pers yang diterima Indozone, Jumat (14/2/2020).

Virus Covid-19 Bikin Pariwisata Bali Lesu, Beberapa Pegawai Hotel Diliburkan
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. (Kemenparekraf)

Ia melanjutkan, Bali telah menyiapkan strategi untuk meminimalisir angka penurunan wisatawan. Salah satunya adalah memaksimalkan pasar wisman dari negara yang tidak terdampak serta memaksimalkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus).

Stretaginya adalah dengan meminta kepada pemerintah dan maskapai untuk menambah rute penerbangan alternatif seperti dari Vietnam dan India. Namun Tjokorda juga yakin Bali akan kembali seperti semula.

"Pariwisata Bali telah beberapa kali menghadapi hal serupa dan terbukti dapat mengembalikan kondisi krisis menjadi seperti kondisi semula. Maka, diharapkan ancaman virus corona hanya terjadi beberapa saat sehingga laju pariwisata setempat tidak lagi lesu. Kami harapkan pelaku bersabar menghadapi situasi ini," kata Tjokorda.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Utami Evi Riyani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU