The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cerita WN Aussie yang Tak Bisa Balik karena Tiket yang Dibatalkan
Sydney, Australia. (photo/Ilustrasi/Pexels/Rijan Hamidovic)
Travel

Cerita WN Aussie yang Tak Bisa Balik karena Tiket yang Dibatalkan

Jumat, 30 Juli 2021 15:10 WIB 30 Juli 2021, 15:10 WIB

INDOZONE.ID - Hampir 800 warga negara Australia mendaftar ke pemerintah Australia untuk meminta dipulangkan dari Indonesia. Mereka khawatir dengan kesehatan mereka ketika berada di Indonesia terus saja mencatatkan puluhan ribus kasus baru COVID-19. Indonesia sendiri mencatatkan 43.479 kasus baru COVID-19 pada 29 Juli 2021. Tercatat total pasien aktif kini ada sebanyak 554.484 orang. 

"Sekitar 780 warga Australia di Indonesia sudah terdaftar di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan meminta pulang ke Australia. Dan sekitar 350 orang di antaranya masuk golongan yang rentan," ungkap seorang juru bicara di Departemen Luar Negeri Australia, melansir Sydney Morning Herald.

Pemerintah Australia sendiri sudah bekerja sama dengan Qantas untuk memulangkan warganya karena penerbangan dari Indonesia ke Australia sudah semakin sulit. Salah seorang warga Australia yang menetap di Salatiga, Jawa Tengah yaitu Rebecca Meckelburg, penderita TBC, dan keluarganya sudah berusaha kembali ke Australia sejak April 2020.

Tetapi, tiket mereka dibatalkan dan dia tidak bisa mendapatkan tiket pesawat yang baru karena harganya sudah meroket, belum juga biaya karantina yang tergolong tinggi di Australia. Melihat hal itu, dia memberikan komentarnya. 

"Kami keluarga dengan 2 kewarganegaraan, Australia dan Indonesia, dan kami stress tidak bisa pergi ke Australia dan di keluarga kami ada orang tua, yang membutuhkan perawatan kesehatan dan dukungan mental, sementara kami tidak dapat memberikannya, itu hal yang menyedihkan," ungkapnya. 

"Saya depresi, saya cemas, saya ingin pulang. Saya harus menjual semuanya dan kehabisan uang dan ibu saya tidak sehat saat ini sehingga dia membutuhkan saya di rumah," jelasnya. 

Untungnya, dia berhasil mendapatkan penerbangan lagi untuk keberangkatan pada tanggal 19 Oktober 2020. Dia harapkan penerbangan itu tidak dibatalkan lagi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US