The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pickup Truk Gelantung Mengenaskan di Ngarai Usai Alami Kecelakaan, 2 Orang Selamat!
Tampilan kepala truk saat mengalami kecelakaan. (photo/Dok. Carscoops)
Otomotif

Pickup Truk Gelantung Mengenaskan di Ngarai Usai Alami Kecelakaan, 2 Orang Selamat!

Minggu, 21 Maret 2021 15:36 WIB 21 Maret 2021, 15:36 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru ini, terdapat kecelakaan di Malad George Bridge di I-84 pada awal minggu ketika pengemudi truk pickup Ford F-350 2004 yang menarik karavan hingga kendali. Insiden ini menyebabkan truk pickup mereka yang tergantung di atas ngarai. 

Para saksi mengatakan truk dan karavan menabrak pembatas bahu kanan kemudian memantul ke pembatas kiri, sebabkan truk terguling di atas pagar pembatas. Rantai pengaman yang dipasang di antara truk dan karavan adalah semua yang menghentikan Ford jatuh dari ketinggian 80 hingga 100 kaki ke jurang bawah. 

Mengutip Autoblog, dilaporkan pengemudi truk Rod Drury terhenti di tempat kejadian tidak lama usai kecelakaan itu dan setelah bergabung dengan polisi negara bagian Idaho, mereka menambatkan lebih banyak rantai dari pikap ke rig besar Drury untuk hentikannya agar tidak jatuh. 

Sebuah tim tanggap darurat dengan cepat dikirim ke tempat kejadian, termasuk dengan Tim Penyelamat Operasi Khusus Paramedis Lembah Ajaib. Mereka melanjutkan untuk turun ke truk pikap daan memasang tali kekang pada pengemudi pria yang berusia 67 tahun dan istrinya yang berusia 64 tahun dan mengangkat mereka ke tempat yang aman. 
Untungnya, 2 orang itu selamat dari kejadian mengerikan itu. Selain itu, 2 anjing juga diselamatkan dari pikap. Melihat hal itu, Kapten David Neth dari Distrik Pilisi Negara Bagian Idaho 4 memberikan komentarnya.

"Ini adalah upaya tim yang luar biasa yang mengambil respons cepat dan benar-benar menunjukkan dedikasi dan pelatihan komunitas kami untuk para penanggap pertama," ungkap Kapten David Neth.

“Ini adalah sesuatu yang kami latih dan persiapkan, tetapi ketika itu terjadi dan kehidupan orang-orang benar-benar tergantung pada keseimbangan, semua orang harus bekerja sama, dan kemudian beberapa.” lanjutnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US