The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bareskrim Buka Peluang Adanya Tersangka Kasus Hilangnya Red Notice Djoko Tjandra
Pengacara dari buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra, Anita Kolopaking. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
News

Bareskrim Buka Peluang Adanya Tersangka Kasus Hilangnya Red Notice Djoko Tjandra

Aliran dana Djoko Tjandra.

Jumat, 07 Agustus 2020 19:07 WIB 07 Agustus 2020, 19:07 WIB

INDOZONE.ID - Bareskrim Polri saat ini tengah mengusut dugaan adanya aliran dana pada kasus hilangnya red notice atas nama Djoko Tjandra. Bareskrim pun membuka peluang adanya tersangka dalam kasus aliran dana tersebut.

"Terkait Djoko Tjandra seperti diketahui beberapa hari ini kita telah melaksanakan pemeriksaan secara intensif. Kemarin kita sudah naikkan ke tahap penyidikan terkait masalah UU tipikor (tindak pidana korupsi)," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Listyo kemudian membuka peluang terkait adanya tersangka dalam kasus aliran dana itu. Sebab, pekan depan pihaknya akan melakukam gelar perkara dalam kasus tersebut.

"Minggu depan kami akan melaksanakan gelar dalam rangka penetapan tersangka untuk kasus tipikor dengan mengundang rekan-rekan KPK untuk ikut langsung dalam porses gelar perkara penetapan tersangka," beber Listyo.

Seperti diketahui, kasus hilangnya nama Djoko Tjandra di red notice tengah diusut oleh Polri. Kasus ini pun sudah naik tingkat dari penyelidikan ke penyidikan.

Terkait kasus ini, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sudah mencopot Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Nugroho Slamet dari jabatannya di Hubinter Polri. Kedua jenderal polisi itu dicopot dalam rangka diperiksa dalam kasus red notice ini.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US