The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kerusuhan di AS Memburuk, Kurs Rupiah Diprediksi Tetap Aman
Ilustrasi.(freepik)
News

Kerusuhan di AS Memburuk, Kurs Rupiah Diprediksi Tetap Aman

Nilai tukar stabil.

Selasa, 02 Juni 2020 11:52 WIB 02 Juni 2020, 11:52 WIB

INDOZONE.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan tetap stabil pada perdagangan hari ini, meski gejolak di negeri Paman Sam semakin kencang. Sebab, fundamental perekonomian Indonesia dianggap sudah cukup kuat, meski saat ini tengah menghadapi tekanan akibat pandemi virus corona. 

Sebagaimana diketahui, gelombang protes meluas di AS, paska kematian seorang tahanan kulit hitam bernama George Floyd oleh oknum polisi setempat beberapa hari lalu. Kerusuhan yang meluas hingga lebih di 30 kota tersebut memicu Garda Keamanan AS bertindak lebih tegas. Hingga kini belum tampak tanda-tanda gelombang protes akan berakhir, meski demonstran di beberapa tempat telah melakukan tindakan vandalisme. 

"Fundamental ekonomi Indonesia masih bagus di tengah kondisi keamanan di Amerika Serikat yang tengah memburuk. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi relatif tidak berubah banyak," ujar Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David Sumual, saat dikonfirmasi Indozone, Selasa (2/6/2020).

Ilustrasi.(freepik)
Ilustrasi.(freepik)

David mengatakan, hampir tidak ada faktor internal yang mempengaruhi perubahan kurs rupiah hari ini. Selain karena fundemental ekonomi Indonesia masih bagus, kondisi cadangan devisa Indonesia pada Mei 2020 juga diyakini akan membaik.

"Sepertinya cadev kita akan membaik dibanding April lalu," tuturnya. 

Walau demikian, pelaku pasar masih mewaspadai perkembangan ketegangan geopolitik antara AS dengan Tiongkok akibat masalah Hong Kong. Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan kondisi keamanan di AS yang tengah memburuk akibat kerusuhan rasial.

"Semua itu bisa menekan bursa saham di AS dan pada gilirannya juga ikut menekan kurs rupiah," jelasnya. 

David memperkirakan kurs rupiah pada hari ini bergerak di kisaran Rp 14.400 - Rp 14.500 per dolar AS. Nilai tukar rupiah tidak terlalu berpengaruh meski kerusuhan di Amerika Serikat.

"Karena kalau sudah menembus di bawah Rp 14.400, kurs rupiah menjadi terlalu kuat untuk kondisi saat ini," pungkasnya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Sigit Nugroho

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US