The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pelaku Penganiaya Perawat RS Siloam Sempat Ngaku Polisi, Ini Kata Kapolda Sumsel 
Pelaku penganiayaan perawat RS Siloam Palembang. (Instagram/@lambe_turah)
News

Pelaku Penganiaya Perawat RS Siloam Sempat Ngaku Polisi, Ini Kata Kapolda Sumsel 

Tidak terdaftar dimana pun.

Sabtu, 17 April 2021 11:42 WIB 17 April 2021, 11:42 WIB

INDOZONE.ID - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri angkat bicara perihal kasus viral keluarga pasien yang menganiaya perawat RS Siloam, Palembang. Irjen Eko menanggapi pengakuan 'anggota polisi' dalam video viral tersebut.

Menurut Eko, pelaku penganiayaan perawat bukan lah anggota polisi. Pelaku yang bernama Jason Tjakrawinata tidak terdaftar sebagai anggota polisi manapun.

"Pelaku itu bukan anggota polisi," kata Irjen Eko saat dihubungi Indozone, Sabtu (17/4/2021).

Jenderal polisi bintang dua tersebut menyebut sosok yang mengaku-ngaku sebagai anggota polisi bukan lah pelaku, melainkan pria lain yang ada di video itu. Pria tersebut disebutnya merupakan anggota Polda Sumsel yang saat itu sedang berusaha menenangkan pelaku.

"Yang mengatasnamakan 'saya polisi' itu adalah anggota Polda yang kebetulan sedang di TKP untuk menenangkan tersangka," beber Eko.

Baca Juga: Viral Perawat Dianiaya Keluarga Pasien Sampai Memar Diduga Gara-gara Masalah Infus

Seperti diketahui, sebuah video viral di media sosial menampilkan aksi penganiayaan terhadap seorang perawat di RS Siloam, Palembang berinisial CRS. Pelaku penganiayaan tidak lain adalah keluarga pasien.

Dalam video tersebut, tampak perawat dianiaya hingga memar di perut dan wajah. Tampak sejumlah orang mencoba melerai aksi anarkis yang dilakukan oleh keluarga pasien ini.

Usut punya usut, insiden ini bermula saat perawat mencabut infus pasien pada Kamis (15/4) pukul 13.30 WIB. Plaster yang menempel ditangan pasien yang saat itu masih anak-anak copot dan mengeluarkan darah.

Orang tua paisen berang dan langsung menganiaya korban. Pasca viralnya video ini, polisi bergerak cepat mengamankan pelaku serta menetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan dan perusakan.

Artikel Menarik Lainnya:


 

Susi Fatimah
M Fadli
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US