Andai Putuskan Kontrak, WNI Kru Diamond Princess Tak Didenda
Sebanyak 78 WNI berada di dalam kapal pesiar Diamond Princess di perairan Yokohama, Jepang yang dikarantina karena virus korona (REUTERS/Issei Kato).
News

Andai Putuskan Kontrak, WNI Kru Diamond Princess Tak Didenda

Semua aman.

Senin, 24 Februari 2020 21:58 WIB 24 Februari 2020, 21:58 WIB

INDOZONE.ID - Total 78 WNI kru kapal pesiar Diamond Princess memilih bertahan di kapal dengan alasan terikat kontrak. Mereka pun khawatir jika memutuskan kontrak, bakal terkena sanksi dari pihak agency yang memperkerjakan. 

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pemilik Kapal Indonesia atau Indonesian Shipowner Association (INSA), Carmelita Hartoto, menjelaskan, untuk kasus-kasus kepulangan ABK sepihak tanpa alasan yang jelas, memang terancam terkena sanksi. 

Akan tetapi, dalam kaitannya dengan kasus covid-19 di kapal Diamond Princess, di mana pemerintah akan mengevakuasi mereka dari kapal, hal itu adalah kasus yang berbeda. 

"Mengenai rencana pemulangan ABK yang tersisa, apabila dikhawatirkan terjangkit oleh virus, ABK tersebut bisa minta untuk dipulangkan karena WHO juga sudah me-declare kondisi darurat epidemic," ujar Carmelita kepada Indozone, Senin (24/2/2020).  

"Tentunya dapat dikecualikan dari breaking the contract. Tidak berpengaruh pada masa depan para pelaut tersebut," lanjut Carmelita. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ivanrida
Sigit Nugroho
Ivanrida

Ivanrida

Writer
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho

Reporter
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU