The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Angkat Fanatisme Agama, 'Hellbound' Geser Kesuksesan 'Squid Game' di Netflix Sedunia
"Hellbound" mengisi top Netflix. (Netflix)
Movie

Angkat Fanatisme Agama, 'Hellbound' Geser Kesuksesan 'Squid Game' di Netflix Sedunia

Secara Global

Selasa, 30 November 2021 12:13 WIB 30 November 2021, 12:13 WIB

INDOZONE.ID - Serial horor fantasi Korea Selatan 'Hellbound' yang kini tayang di Netflix telah menjadi fenomena global dalam waktu cepat. Serial ini kini berhasil menggeser 'Squid Game' sebagai acara TV yang paling banyak ditonton di platform streaming tersebut, mengutip keterangan The Guardian.

Menurut analitik FlixPatrol, Hellbound menjadi serial televisi Netflix yang paling banyak ditonton di dunia pada 20 November, memuncaki peringkat streaming di lebih dari 80 negara dalam waktu 24 jam sejak debut acara tersebut.

Serial ini berpusat di sekitar tindakan kekerasan grafis dari tim iblis, yang memburu orang berdosa yang sebelumnya telah dikunjungi oleh makhluk surgawi yang telah memberi tahu korban tentang tanggal dan waktu kematian mereka.

Makhluk raksasa berbulu itu membakar korban mereka dan mengirim mereka ke neraka, memicu pecahnya histeria publik dan fanatisme agama.

Pilot serial ini, disutradarai oleh Yeon Sang-ho, ditayangkan perdana di festival film internasional Toronto 2021 pada bulan September. Serial yang penuh dengan efek-efek seru tersebut berhasil membuat beberapa penonton global terpikat.

Baca Juga: Train to Busan Disebutkan Akan Kehadiran Film Ketiga

Sementara itu, kesuksesan 'Squid Game, yang tayang perdana pada 19 September, menghabiskan 46 hari berturut-turut di posisi teratas.

Diperkirakan 142 juta rumah tangga di 94 negara menonton serial tersebut, yang juga dikenal dengan ultra-kekerasan dan kengeriannya, pada bulan Oktober. Ini telah menghasilkan laba sekitar $900 juta untuk Netflix.

Awal bulan ini direktur Squid Game, Hwang Dong-hyuk, mengatakan musim kedua Squid Game sedang dalam perjalanan.

“Saya sedang dalam proses perencanaan saat ini. Saya pikir masih terlalu dini untuk mengatakan kapan dan bagaimana [musim kedua] akan terjadi, ” katanya kepada Guardian.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Editor
JOIN US
JOIN US