The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waspada, Ini Penyakit yang Mengintai Pasca Ramadan
Ilustrasi wanita sedang sakit. (Freepik)
Health

Waspada, Ini Penyakit yang Mengintai Pasca Ramadan

Jaga kesehatan.

Selasa, 26 Mei 2020 19:46 WIB 26 Mei 2020, 19:46 WIB

INDOZONE.ID - Saat Idul Fitri, sebagian besar orang memasak makanan dalam porsi besar. Apabila makanan masih tersisa, maka keesokan hari akan dihangatkan agar bisa kembali disantap. Selain itu, aneka kue kering juga mungkin masih tersedia sehingga terlihat menggoda untuk dimakan.

Kebiasaan tersebut sebenarnya dapat memicu penyakit pasca Ramadan. Menurut spesialis penyakit dalam Prof Ari Fahrial Syam, makanan yang dihangatkan berulang kali bisa bertambah pekat sehingga meningkatkan kadar garam dan lemak. Selain itu, aneka kue kering juga sebagian besar tinggi gula.

Peningkatan asupan gula, garam, dan lemak tentunya bisa memicu penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Padahal selama Ramadan, dengan pola makan yang teratur dan berkurangnya asupan makanan bisa saja telah menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol dan gula darah.

tekanan darah
Ilustrasi memeriksa tekanan darah. (Freepik)

“Banyak penelitian saat Ramadan kadar kolesterol jahat menurun dan kolesterol baik meningkat. Kemudian orang-orang yang punya diabetes juga gula darahnya terkontrol. Lalu pasien hipertensi tekanan darah juga terkontrol,” ujar Prof Ari dalam sesi Instagram Live di akun @dokterari.

Dirinya menambahkan, banyak faktor yang membuat kondisi kesehatan bertambah baik saat Ramadan. Utamanya adalah jadwal makan yang teratur dan asupan makanan yang teratur. Di bulan Ramadan masyarakat juga memperbanyak ibadah sehingga bisa mengendalikan diri dan mengurangi stres. Tak dipungkiri stres turut memengaruhi kondisi kesehatan seseorang.

opor ayam
Ilustrasi opor ayam, sajian khas Lebaran. (Cookpad/yNy)

Prof Ari mengatakan, sebelum adanya pandemi virus corona (Covid-19), masyarakat bisa saja makan berlebihan karena ada acara kumpul-kumpul, bersilaturahmi, dan halal bi halal. Meskipun sekarang hal itu tidak lagi dilakukan, namun ternyata terlalu banyak waktu di rumah juga membuat masyarakat malas bergerak. Hal ini juga menjadi faktor lain yang bisa memicu penyakit pasca Ramadan.

Oleh karenanya, masyarakat tetap harus waspada dengan kondisi kesehatannya. Penderita hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi harus mengontrol makanannya agar tekanan darah, gula darah, dan kolesterol tidak meningkat.

“Selain itu, biasanya saat Idul Fitri konsumsi sayur terbatas namun makan daging berlebihan jadi kadar kolesterol meningkat, buang air besar tidak lancar. Ini harus diperhatikan masalah pencernaan, gula darah, dan kolesterol tinggi,” pungkas Prof Ari.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US