The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sering Tidak Sengaja Hirup Asap Rokok? Coba Lindungi Tubuh dengan Cara Ini
Ilustrasi rokok. (Freepik)
Health

Sering Tidak Sengaja Hirup Asap Rokok? Coba Lindungi Tubuh dengan Cara Ini

Jaga kesehatanmu.

Kamis, 28 Mei 2020 19:19 WIB 28 Mei 2020, 19:19 WIB

INDOZONE.ID - Sebanyak 33 pasien virus corona (Covid-19) di Makassar dikatakan sembuh berkat bantuan jus mengkudu. Namun jauh sebelum itu, buah yang memiliki cita rasa pahit tersebut memang telah digunakan untuk membantu membantu meningkatkan kekebalan dan detoksifikasi tubuh. Mengkudu mengandung antioksidan, vitamin C, vitamin B3, vitamin A, dan zat besi.

Menurut spesialis gizi klinis, dr Raissa E. Djuanda, memang ada beberapa penelitian yang mengungkapkan jika mengkudu memiliki manfaat bagi tubuh. Meskipun hingga saat ini penelitian terhadap mengkudu masih terbatas. Salah satu manfaat dari mengkudu adalah memproteksi tubuh dari asap rokok.

Seperti yang diketahui, rokok tidak hanya membahayakan kesehatan perokok aktif. Tapi asap rokok juga berbahaya bagi orang-orang di sekitar perokok yang menghirupnya. Di dalam asap rokok terdapat banyak radikal bebas yang berdampak buruk bagi kesehatan seseorang.

“Ternyata di dalam mengkudu ada antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas dari para perokok. Selain itu, mengkudu juga bisa mengurangi inflamasi atau peradangan pada tubuh, memperbaiki nyeri pada sendi, serta meningkatkan sistem imum dan ketahanan fisik,” ujar dr Raissa kepada Indozone saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (28/5/2020).

mengkudu
Mengkudu. (Pixabay/Photosforyou)

Berbicara mengenai manfaat mengkudu untuk pasien Covid-19, dokter yang sering membagikan tips dan edukasi kesehatan di akun Instagram @dr.raissadjuanda itu mengatakan, perlu diingat hingga saat ini belum ada penelitian secara spesifik terkait hubungan mengkudu dengan virus corona baru atau SARS-CoV-2.

“Sebenarnya memang penelitian yang ada meskipun terbatas mengatakan mengkudu bisa meningkatkan sistem imun karena ada antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas. Tapi untuk Covid-19 belum ada,” pungkas dr Raissa.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US