The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Peneliti Temukan Cara Efektif untuk Kurangi Minuman Keras pada Seseorang
Ilustrasi minum bir. (photo/Ilustrasi/Pexels/Pressmaster)
Fakta Dan Mitos

Peneliti Temukan Cara Efektif untuk Kurangi Minuman Keras pada Seseorang

Jumat, 11 Juni 2021 14:43 WIB 11 Juni 2021, 14:43 WIB

INDOZONE.ID - Peneliti telah menemukan cara efektif untuk membuat orang mengurangi minuman alkohol mereka, dengan soroti peningkatan risiko kanker yang menyertainya, dan memasangkannya dengan menghitung setiap minuman. Kombinasi khusus dari 'mengapa mengurangi' dan 'bagaimana mengurangi' pesan ini bisa berguna  untuk meningkatkan kesehatan yang baik dalam suatu populasi. 

Terlalu banyak minum alkohol tidak hanya menyebabkan kanker. Berlebihan pada minuman keras sendiri dikaitkan dengan sejumlah masalah, termasuk dengan kematian dini, penyakit jantung, masalah pencernaan, dan peningkatan risiko demensia. Melihat hal itu, ekonom dan psikolog Simone Pettigrew dari The George Institute for Global Health memberikan komentarnya.

"Kami menemukan bahwa memasangkan informasi tentang alkohol dan kanker dengan tindakan praktis tertentu - menghitung minuman mereka - mengakibatkan peminum mengurangi jumlah alkohol yang mereka konsumsi," ungkapnya. 

Untuk penelitian ini, 3 survei diisi: 7.995 orang menyelesaikan survei pertama, 4.588 orang menyelesaikan survei kedua tiga minggu kemudian, dan 2.687 orang menyelesaikan survei terakhir 3 minggu setelah itu. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan diperlihatkan berbagai iklan serta pesan seputar minuman keras. 

Satu kombinasi menonjol, dibandingkan dengan kelompok kontrol: iklan TV yang hubungkan minuman keras dan kanker, bersama dengan saran untuk menghitung jumlah minuman kamu, adalah salah satu yang paling efektif untuk membuat orang coba dan mengurangi asupan alkohol. Itu juga menjadi salah satu kombinasi di mana orang benar-benar mengurangi konsumsi alkohol mereka secara signifikan selama 6 minggu.

"Banyak orang tidak tahu bahwa alkohol adalah karsinogen," lanjutnya.

"Ini adalah informasi penting yang harus diakses oleh peminum. Tetapi memberi tahu orang-orang bahwa alkohol menyebabkan kanker hanyalah bagian dari solusi - kita juga perlu memberi mereka cara untuk mengambil tindakan untuk mengurangi risiko mereka." tutupnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US