The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kandungan Dosis Rendah Gas Tertawa Bisa Bantu Turunkan Tingkat Depresi
Ilustrasi tertawa. (photo/Ilustrasi/Pexels/Helena Lopes)
Fakta Dan Mitos

Kandungan Dosis Rendah Gas Tertawa Bisa Bantu Turunkan Tingkat Depresi

Kamis, 10 Juni 2021 15:10 WIB 10 Juni 2021, 15:10 WIB

INDOZONE.ID - Dalam uji klinis fase III, MDMA telah muncul sebagai pengobatan yang sangat efektif untuk gangguan stres pascatrauma, dan pada penelitian terbaru mengatakan ketamin oral telah ditemukan secara signifikan menurunkan ide bunuh diri. 

Adalah Nitrous Oxide atau gas tertawa, sekarang bergabung dengan barisan. Sebuah uji coba terbaru pada 24 peserta di AS telah menemukan dosis rendah gas ini yang bisa redakan gejala depresi atau resisten terhadap obat-obatan saat ini. 

Bahkan lebih baik, manfaatnya tampak bertahan selama beberapa minggu dan datang dengan efek samping yang sangat sedikit. Melihat hal itu, ahli anestesi trauma Peter Nagele dari Universitas of Chicago memberikan komentarnya. 

"Pengurangan efek samping tidak terduga dan cukup drastis, tetapi yang lebih menarik lagi, efek setelah pemberian tunggal berlangsung selama dua minggu penuh," ungkapnya.

"Ini belum pernah ditunjukkan sebelumnya. Ini penemuan yang sangat keren." jelasnya. 

Ketika gas tertawa pertama kali ditemukan pada akhir 1700-an, ahli kimia di Inggris telah mengadakan pesta gas tertawa untuk kerumunan elit. Perayaan itu dijual sebagai eksperimen pada saat itu, untuk mengetahui bagaimana obat itu benar-benar bekerja. 

Para pengunjung pesta melaporkan bahwa mereka merasakan euforia dan bebas rasa sakit, itulah sebabnya gas tertawa segera diadaptasi untuk digunakan di kedokteran gigi dan pembedahan. Ratusan tahun kemudian, sebagian besar dari kita telah kenal obat itu sebagai obat bius atau sedatif. 

Manfaat dari gas tertawa ini lebih besar daripada apa yang diamati dengan antidepresan tradisional lainnya, ungkap para peneliti,dan tampaknya bertahan lebih lama dari yang diduga sebelumnya. Dua minggu setelah setiap perawatan, peneliti temukan mereka yang diberikan gas tertawa pada kedua dosis telah menunjukkan manfaat yang bertahan lama dibandingkan dengan ketika mereka menerima plasebo.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US