The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Riset Terbaru Ini Mengatakan Ganja Bersifat Ampuh Turunkan Tekanan Darah pada Lansia
Daun ganja. (photo/Pexels/Aphiwat chuangchoem)
Fakta Dan Mitos

Riset Terbaru Ini Mengatakan Ganja Bersifat Ampuh Turunkan Tekanan Darah pada Lansia

Selasa, 09 Februari 2021 13:04 WIB 09 Februari 2021, 13:04 WIB

INDOZONE.ID - Terdapat sebuah riset trebaru yang mengatakan bahwa ganja medis ternyata ampuh menurunkan tekanan darah pada orang-orang lanjut usia atau dikenal lansia. Hasil riset ini diterbitkan di European Journal of Internal Medicine pada 20 Januari 2021 yang dibuat oleh para peneliti dari Ben-Gurion University of the Negev (BGU) dan Sorokla University Medical Center di Israel. 

Riset ini merupakan penelitian pertama yang berfokus pada penyelidikan terkait efek ganja terhadap tekanan darah, detak jantung, dan parameter  metabolisme lainnya pada orang dewasa penderita hipertensi atau darah tinggi yang berusia 60 tahun ke atas. Terkait hal itu, Dr. Ran Abuhasira dari Faculty of Health Sciences BGU ini memberikan komentarnya.

"Orang-orang lansia adalah kelompok pengguna ganja medis yang jumlahnya tumbuh paling cepat, namun bukti keamanan kardiovaskular untuk populasi ini masih langka," ungkap Dr. Ran Abuhasira melansir EurekAlert!.

"Studi ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memberikan penelitian klinis tentang efek fisiologis aktual ganja dari waktu ke waktu," lanjutnya. 

Dalam studi ini, para pasien yang dievaluasi menggunakan pemantauan tekanan darah rawat jalan 24 jam, elektrokardiogram (EKG), tes darah, dan pengukuran tubuh. Pengukuran pun dilakukan baik sebelum pasien memulai terapi ganja dan tiga bulan setelah menjalani terapi ganja. 

Dalam riset ini  para peneliti menemukan penurunan yang signifikan dalam nilai tekanan darah sistolik dan distolik hingga 24 jam, dengan titik terendah terjadi 3 jam setelah mengonsumi ganja baik secara oral melalui ekstrak minyak atau dengan menghirup uapnya. 

Para pasien bahkan menunjukkan penurunan tekanan darah baik pada siang maupun malam hari, dengan perubahan yang lebih signifikan pada malam hari. Para peneliti yang mengerjakan riset ini berteori bahwa dengan menghilangkan rasa sakit, pengaruh ganja medis pada kebanyakan pasien, mungkin juga telah berkontribusi pada penurunan tekanan darah.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US