The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

3 Takhayul yang Dipercaya Bangsa Romawi Kuno, Bisa Mengancam Keselamatan Hidup
Ilustrasi masyarakat Romawi kuno. (Ancient Origins)
Fakta Dan Mitos

3 Takhayul yang Dipercaya Bangsa Romawi Kuno, Bisa Mengancam Keselamatan Hidup

Jumat, 26 Agustus 2022 14:36 WIB 26 Agustus 2022, 14:36 WIB

INDOZONE.ID - Di Indonesia terdapat banyak takhayul yang dipercayai hingga kini. Ternyata di bangsa Romawi kuno, takhayul juga menjadi hal yang amat mendapat perhatian dan dipercayai mampu membawa sial bagi mereka.

Takhayul yang dipercayai oleh bangsa Romawi bermula sejak pembunuhan Julius Caesar yang setelah kematiannya banyak peramal hingga orang-orang pintar memberikan peringatan.

Dikutip dari Ancient Origins, beberapa takhayul berikut sangat populer dipercayai oleh bangsa Romawi kuno. Apa saja ya?

Baca Juga: Punya Star Syndrome, Gladiator Flamma Justru Tak Mau Dibebaskan dari Perbudakan Romawi

1. Menggendong pengantin wanita melewati ambang pintu

Menggendong pengantin wanita melewati ambang pintu bagi bangsa Romawi kuno adalah pertanda nasib buruk yang akan menyambangi keduanya.

Konon, roh-roh pelindung rumah akan marah dan tidak akan melindungi penghuni rumah yang bakal membawa petaka bagi si pemilik rumah beserta keluarganya.

2. Melanggar batas kota 'pomerium'

Romawi kuno memiliki batas kota yang dibatasi dengan sebidang tanah yang disebut "Pomerium". Bagi setiap masyarakat Romawi kuno, amat sangat dilarang melanggar batas kota tersebut lantaran dianggap sebagai pelanggaran serius bagi para dewa.

Melanggar 'pomerium' akan membawa nasib sial, dimana hal ini sudah pernah terjadi oleh Konsul Tiberius Gracchus. Akibat dirinya melewati batas kota tersebut, ia lupa mengambil alih kota yang berujung akan kegagalannya menyebabkan kematian mendadak seorang pejabat.

3. Sisi kiri adalah jahat

Bagi orang Romawi kuno, sisi kiri merupakan sisi kejahatan dalam hidup. Sehingga apabila terdapat hal-hal yang tak lazim dan dilakukan dengan sebelah kiri akan dianggap membawa sial.

Takhayul ini sebenarnya berasal dari bangsa Yunani kuno yang menganggap kiri sebagai sial menghasilkan pertanda buruk jika burung terbang ke kiri.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina Agustina
Abdul Fattah
JOIN US
JOIN US