The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Australia Mengincar Keluar dari Lockdown COVID-19 saat Kasus Menurun!
Australia. (photo/REUTERS/LOREN ELLIOTT)
Fakta Dan Mitos

Australia Mengincar Keluar dari Lockdown COVID-19 saat Kasus Menurun!

Selasa, 27 Juli 2021 13:59 WIB 27 Juli 2021, 13:59 WIB

INDOZONE.ID - Wilayah Victoria di Australia pada 26 Juli melaporkan jumlah kasus baru COVID-19 yang rendah, meningkatkan harapan untuk mengakhiri penguncian di negara bagian yang direncanakan, tetapi New South Wales tampaknya akan memperpanjang aturan lockdown yang ketat. 

Sekadar informasi, Australia sedang berjuang untuk padamkan wabah varian virus Delta yang sangat menular sejak kasus pertama terdeteksi di Sydney lebih dari sebulan lalu terhadap seseorang pengemudi limusin yang mengangkut awak maskapai luar negeri. 

Sejak itu, virus pun menyebar ke negara bagian lain & memaksa pihak berwenang untuk memberlakukan penguncian di Sydney, rumah bagi seperlima dari 25 juta penduduk Australia, dan seluruh Victoria dan Australia Selatan, di mana pembatasan akan berakhir pada Selasa malam. 

Di sisi lain, para pejabat juga khawatir mengenai peningkatan besar dalam infeksi di Sydney setelah ribuan orang bergabung dengan protes anti-lockdown selama akhir pekan. Media dari Australia juga melaporkan pertemuan Kabinet krisis dari pemerintah New South Wales yang akan bertemu pada Senin dan bahwa pihak berwenang dapat umumkan "perpanjangan yang signifikan" dari penguncian. 

Melihat hal itu, Perdana Menteri Negara Bagian Gladys Berejiklian mengatakan penduduk kota akan diberikan informasi sebanyak mungkin mengenai 'keputusan penting' mengenai penguncian. Dia juga memberikan komentarnya. 

"Saya tidak tahu siapa yang membuat tanggal itu ... jelas minggu ini kami akan mengomunikasikan seperti apa kehidupan setelah 31 Juli, dan seperti apa beberapa minggu ke depan," ungkap Berejiklian, melansir Seven News. 

Dengan sekitar 32.900 kasus dan 918 kematian, Australia pun mempertahankan jumlah virus coronanya relatif rendah meski strain Delta yang bergerak cepat dan jumlah vaksinasi rendah di antara negara maju yang telah mengkhawatirkan penduduk.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US