The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Peneliti Berhasil Deteksi Suara Berfrekuensi Rendah dari Peluncuran Roket
Peluncuran roket. (photo/Pexels/Pixabay)
Fakta Dan Mitos

Peneliti Berhasil Deteksi Suara Berfrekuensi Rendah dari Peluncuran Roket

Senin, 14 Juni 2021 10:33 WIB 14 Juni 2021, 10:33 WIB

INDOZONE.ID - Peluncuran sebuah roket bisa jadi menjadi suatu hal yang sangat berisik, tetapi terdapat suara yang dihasilkan tidak semuanya bisa terdengar di telinga manusia. Ketika roket meninggalkan Bumi, mereka menghasilkan gelombang suara berfrekuensi rendah infrasonik yang membutuhkan instrumen khusus untuk mendeteksinya. 

Dan para ilmuwan telah mendeteksi suara itu. Terdapat sebuah studi baru yang merinci infrasonik dari 1.001 peluncuran roket, termasuk dengan Space Shuttles, roket Falcon 9, roket Soyuze, Ariane 5, roket Proton Rusia, dan roket Long March China. 

Rekamna ini dibuat dengan menggunakan Sistem Pemantauan Internasional (IMS), jaringan lebih dari 50 stasiun pemantauan di seluruh dunia yang disatukan sebagai hasil dari Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensig tahun 1996. Dibangun untuk mendeteksi ledakan nuklir, jaringan in ijuga bekerja dengan baik untuk mendeteksi peluncuran roket. 

Instrumen yang digunakan IMS disetel dengan cukup baik untuk mengidentifikasi tahapan individual dari setiap peluncuran roket dalam beberapa kasus, meskipun karena roket ini bergerak lebih cepat daripada suara, pada contoh di atas kamu mendengarkan percikan pendorong di laut sebelum deru lepas landas. 

Peneliti berharap bahwa rekaman seperti ini akan mungkinkan mereka untuk menilai keberhasilan peluncuran roket individu dan untuk mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi sepanjang jalan. Dalam peluncuran roket yang tidak berjalan sesuai dengan rencana, tanda infrasonik dapat membantu para ilmuwan untuk mencari tahu alasannya. 

"Sekarang kami memanfaatkannya untuk aplikasi ilmiah lainnya," kata Peter. 

"Kemampuan untuk mendeteksi berbagai jenis roket dapat membantu." jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US