The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bill Gates Prediksi Semua Ruang Kantor Akan Jadi Metaverse dalam 3 Tahun Mendatang
Bill Gates. (Photo/Microsoft)
Tech

Bill Gates Prediksi Semua Ruang Kantor Akan Jadi Metaverse dalam 3 Tahun Mendatang

Sabtu, 11 Desember 2021 19:07 WIB 11 Desember 2021, 19:07 WIB

INDOZONE.ID - Pendiri Microsoft, Bill Gates memprediksi bahwa semua ruangan kantor nantinya akan berubah menjadi metaverse dalam waktu 3 tahun mendatang. Migrasi ini dianggap sebagai perubahan teknologi yang cukup signifikan.

Hal itu disampaikan Bill Gates melalui refleksi yang cukup terkenal berjudul "Year in Review". Dalam tulisannya, ia memperkirakan dua atau tiga tahun berikutnya, sebagian besar pertemuan akan didominasi dengan virtual.

Apakah Ruangan Kantor Sudah Ketinggalan Zaman?

metaverse
(Photo/Horizon)

Bill Gates menilai bahwa ruangan kantor cukup ketinggalan zaman. Alih-alih bertemu secara fisik di ruang kantor, Gates memperkirakan avatar digital kami akan menyelesaikan pekerjaan.

Ia menilai menggunakan motion capture dan teknologi audio spasial, metaverse bermaksud mengaburkan garis antara fisik dan digital, mendefinisikan dunia baru.

Bulan lalu, Microsoft mengumumkan rencana untuk meluncurkan Mesh, platform virtual bagi tim untuk berkolaborasi dalam ruang 3D menggunakan avatar yang disesuaikan, mirip dengan apa yang diprediksi Gates untuk kemanusiaan.

Metaverse 

metaverse
(Photo/Horizon)

Pada dasarnya, metaverse adalah masa depan internet, di mana dunia virtual akan berinteraksi satu sama lain seperti yang mereka lakukan di layar ponsel kita - tentu saja dengan lebih mendalam.

Metaverse sendiri merupakan  iterasi dari bagian Internet dari realitas virtual bersama, sering kali sebagai bentuk media sosial. 

Dalam arti yang lebih luas, metaverse dianggap tidak hanya merujuk pada dunia virtual yang dioperasikan oleh perusahaan media sosial tetapi seluruh spektrum augmented reality.

Baca juga: Rudal Nuklir Hipersonik Baru Milik China Ternyata Prototipe Terbengkalai Milik NASA

Facebook Mengubah Nama Jadi Meta

Meta
Meta (Photo/Meta)

Raksasa teknologi Facebook baru-baru ini mengubah nama perusahaan induknya menjadi Meta, menyarankan prioritas baru untuk perusahaan media sosial Mark Zuckerberg.

Meta kemudian membuka platform metaverse Horizon Worlds untuk umum. Namun, Bill Gates memperingatkan bahwa hal itu baru saja menjadi sebuah permulaan kehidupan metaverse hadir.

“Orang tidak boleh berasumsi bahwa kualitas perangkat lunak yang memungkinkan Anda memiliki pengalaman virtual akan tetap sama. Akselerasi inovasi baru saja dimulai," ungkapnya.

Rekor Baru Metaverse

metaverse
(Photo/Horizon)

Bahkan baru-baru ini, rekor metaverse mendadak pecah. Sebidang real estat virtual baru saja dijual seharga 4,3 juta dollar (Rp61 miliar) di The Sandbox, menjadikannya penjualan properti metaverse termahal pada 8 Desember 2021.

Menurut The Wall Street Journal, tanah virtual dibeli oleh pengembang dari perusahaan video game Atari. Sebuah permainan berbentuk RollerCoaster Tycoon, Zoo Tycoon dan masih banyak lagi.

Pengembang yang membeli tanah itu bernama "Republik Realm." Grup berinvestasi dalam real estat virtual dan aset digital lainnya dalam bentuk token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT). Berdasarkan data dari NonFungible.com, penjualan tersebut adalah yang terbesar dalam sejarah metaverse.

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US