The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kisah Romain Grosjean saat Berhasil Keluar dari Kecelakaan dan Miliki Luka Bakar di Tangan
Kiri: Romain Grosjean dengan luka bakar. (Photo/Instagram/@grosjeanromain) Kanan: Detik-detik Romain Grosjean keluar dari kobaran api. (Photo/Daily Star)
Soccer

Kisah Romain Grosjean saat Berhasil Keluar dari Kecelakaan dan Miliki Luka Bakar di Tangan

Rabu, 13 Januari 2021 20:02 WIB 13 Januari 2021, 20:02 WIB

INDOZONE.ID - Mantan pebalap F1 yang bernama Romain Grosjean (34) kini menunjukkan cedera tangan yang dialminya saat mengalami kecekalaan di Grand Prix Bahrain tahun lalu.

Seperti yang diketahui, saat itu mobil yang dikendarai Romain Grosjean terbelah menjadi dua dan langsung terbakar. Pria keturunan Swiss-Prancis berhasil diselamatkan meski pakaiannya sedikit terbakar akibat kecelakaan.

Syukurnya, pakaiannya dirancang untuk menahan api selama 20 detik. Meski begitu, Romain Grosjean mengaku saat itu dirinya melihat detik-detik 'melihat kematian datang' setelah menerobos penghalang keamanan di sirkuit.

kecelakaan
Detik-detik Romain Grosjean mengalami kecekalaan di Grand Prix Bahrain tahun lalu. (Photo/Daily Star)

Meski demikian, belakangan ini ia telah menunjukkan kesembuhannya melalui akun Instagramnya dan berbagi foto dirinya menikmati pelukan bersama kucing peliharaannya yang bernama Petrus.

Saking perihnya luka yang dialaminya, Romain Grosjean bahkan menyertakan peringatan kepada para penggemarnya untuk hati-hati agar tidak terkejut sebelum membuka-buka unggahan terbarunya yang lain.

kecelakaan
Detik-detik Romain Grosjean mengalami kecekalaan di Grand Prix Bahrain tahun lalu. (Photo/Daily Star)

Baca juga: Sahabat Akrab, Khabib Nurmagomedov dan Cristiano Ronaldo Bercanda Lewat Panggilan Video

"Tangan saya kembali dan Petrus tidak terlalu sedih tentang hal itu. Ini belum cantik jadi tolong jangan gesek ke kanan jika kamu tidak ingin," tulisnya di keterangan unggahan tersebut.

Tak lama setelah kecelakaan itu, Romain mengatakan bahwa pelarian tersebut ia sebut sebagai 'kelahiran kedua'. Hal itu karena ia berhasil keluar dari kobaran api yang menyala besar.

"Keluar dari kobaran api hari itu adalah sesuatu yang akan menandai hidupku selamanya. Saya memiliki banyak orang yang telah menunjukkan cinta kepada saya dan itu sangat menyentuh saya, dan terkadang saya sedikit sedih," kata dia.

"Saya tidak tahu apakah kata keajaiban itu ada atau apakah itu dapat digunakan, tetapi dalam hal apapun saya akan mengatakan itu bukan waktu saya (untuk mati)," sambungnya.

Romain juga menceritakan bahwa jika dirinya lebih lama lagi berada di dalam mobil tersebut, ia pastinya sudah menjadi salah satu korban kecelakaan itu.

Baca juga: Bedanya Pebulutangkis Indonesia dengan Jepang: Lebih Disiplin dan Tak Panik

"Rasanya lebih lama dari 28 detik. Saya melihat kacamata saya berubah menjadi oranye, saya melihat api di sisi kiri mobil. Saya memikirkan banyak hal, termasuk Niki Lauda, ??dan saya pikir tidak mungkin berakhir seperti itu, tidak sekarang. Saya tidak bisa menyelesaikan cerita saya di Formula Satu seperti itu," ungkap dia.

"Dan kemudian, untuk anak-anak saya, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus keluar. Saya memasukkan tangan saya ke dalam api, jadi saya jelas merasakannya tangan saya terbakar. Saya keluar, lalu saya merasa seseorang mengenakan setelan itu, jadi saya tahu saya keluar."

Romain mengatakan bahwa dirinya harus memiliki hidup yang lebih panjang dari pada saat itu untuk kembali kepada keluarganya. Dan hal itu yang membantunya semangat untuk keluar dari mobilnya yang telah terbakar.

“Saya lebih takut pada kerabat saya, anak-anak saya sejak awal, tetapi juga ayah dan ibu saya. Saya tidak terlalu takut pada diri saya sendiri. Saya melihat kematian datang, saya tidak punya pilihan lain selain keluar dari sana," kata dia.

Artikel Menarik Lainnya:

Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US