VW Caplok 20% Saham Pabrikan Baterai Tiongkok
Ilustrasi desain mobil listrik Volkswagen (Paultan).
Otomotif

VW Caplok 20% Saham Pabrikan Baterai Tiongkok

Demi menguasai pasar mobil listrik.

Rabu, 22 Januari 2020 19:22 WIB 22 Januari 2020, 19:22 WIB

INDOZONE.ID - Pabrikan otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW), dikabarkan Paultan pada Selasa (22/1/2020), akan mengambil alih 20% saham produsen baterai asal Tiongkok, Guoxuan.

VW mengambil langkah itu untuk mendukung produksi kendaraan listriknya di Tiongkok. Laporan ini pun menandai kepemilikan saham langsung pertama VW atas Guoxuan.

Akusisi saham ini akan terealisasi dalam beberapa pekan mendatang. Pihak VW melihat Guoxuan memiliki potensi besar, mengingat punya kapitalisasi pasar sebesar US$2,8 miliar. Artinya, sahamnya akan bernilai US$560 juta.

Kesepakatan antara VW dan Guoxuan pun telah terjadi. Namun, eksekusinya menunggu peraturan baru di Tiongkok, soal penempatan saham swasta untuk menyediakan mekanisme penetapan yang lebih fleksibel dan periode penguncian bagi pemegang saham mayoritas.

Akuisisi sebesar 20 persen membuat VW bakal menjadi pemegang saham terbesar kedua di Guoxuan, setelah Zhuhai Guoxuan Trading, yakni perusahaan yang dikendalikan pendiri Guoxuan, Li Zhen, yang memegang 25 persen saham.

Paultan mengabarkan, VW sudah lama ingin mengakuisisi Guoxuan agar menunjang produksi mobil listriknya. Alasan dipilihanya Guoxuan pun karena perusahaan ini adalah kompetitor utama Contemporary Amperex Technology (CATL), yang notabene pemasok strategis raksasa otomotif lain, misalnya Toyota.

“Dengan memegang saham di perusahaan baterai Tiongkok, produsen mobil dapat memperoleh lebih banyak daya tawar pada harga baterai. Pembuat mobil kini mengejar ketinggalan dengan rekan-rekan mereka di Tiongkok dalam mengamankan pasokan baterai di China," kata Direktur Pelaksana Perusahaan Konsultan AutoForesight, Yale Zhang.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Ivanrida
Wilfridus Kolo
Ivanrida

Ivanrida

Writer
Wilfridus Kolo

Wilfridus Kolo

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU