The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Babak Baru Kasus Munarman, Kejaksaan Agung Terima Surat Penyidikan dari Densus 88
Munarman saat diciduk Densus 88 Antiteror Polri (Istimewa)
News

Babak Baru Kasus Munarman, Kejaksaan Agung Terima Surat Penyidikan dari Densus 88

Rabu, 05 Mei 2021 22:20 WIB 05 Mei 2021, 22:20 WIB

INDOZONE.ID - Kejaksaan Agung telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap eks pentolan FPI, Munarman.

Seperti diketahui, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menciduk Munarman atas kasus dugaan tindak pidana terorisme.

Dilansir dari ANTARA, Rabu (5/5/2021), Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak membenarkan bahwa pihaknya telah menerima SPDP yang diterbitkan oleh penyidik Densus 88 Antiteror Polri Nomor: B/172/IV/RES.6.1/2021/Densus tanggal 15 April 2021.

"Dan diterima pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum pada tanggal 21 April 2021," kata Leonard.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap mantan Sekretaris Umum Organisasi Front Pembela Islam (FPI) Munarman pada hari Selasa (27/4/2021) di rumahnya, Pamulang, Tangerang Selatan.

Penangkapan Munarman terkait dengan pembaiatan ISIS di Makassar, Jakarta dan Medan.

Munarman juga diduga menggerakkan orang untuk melakukan, bermufakat jahat dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme.

Setelah penangkapan Munarman, Tim Densus 88 Antiteror juga menangkap tiga mantan petinggi FPI di Kota Makassar, Selasa (4/5/2021).

Selain itu, Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama tim Polda Sulsel juga mengeledah bekas markas FPI, Jalan Sungai Limboto, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/5/2021).

Sejumlah barang-barang diamankan petugas berupa satu kardus berwarna cokelat, papan nama, dan sebuah bungkusan plastik warna merah, termasuk spanduk bertuliskan logo dan nama FPI.

Pengeledahan tersebut berkaitan dengan jaringan peledakan bom bunuh diri dilakukan pasangan suami istri di Gereja Katedral Makassar, Ahad (28/3/2021).

Pelaku bom bunuh diri diketahui terlibat dalam kelompok kajian di Vila Mutiara Biru yang berafiliasi dengan JAD.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara
JOIN US
JOIN US