The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Agar Bisa Pulih, Erick Thohir Tegaskan Garuda Harus Fokus Pada Rute Domestik
Kiri: Pesawat Garuda. (photo/Unsplash/Fasyah Halim/ilustrasi). Kanan: Menteri BUMN Erick Thohir. (photo/ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
News

Agar Bisa Pulih, Erick Thohir Tegaskan Garuda Harus Fokus Pada Rute Domestik

Minggu, 24 Oktober 2021 22:13 WIB 24 Oktober 2021, 22:13 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan maskapai penerbangan Garuda Indonesia harus fokus menggarap pasar penerbangan domestik untuk memperbaiki performa bisnis.

Erick mengatakan Garuda telah terjebak dalam bisnis yang tidak sehat ketika mulai menggarap rute penerbangan luar negeri.

Berdasarkan data Garuda Indonesia, diketahui penumpang tujuan domestik mendominasi sebanyak 78 persen dengan pendapatan mencapai Rp1.400 triliun. Sementara, jumlah penumpang tujuan luar negeri tercatat hanya 22 persen dengan perolehan Rp300 triliun.

Baca juga: Hasil MotoGP Emilia Romagna 2021: Fabio Quartararo Mengunci Gelar Juara Dunia

“Garuda harus fokus pada domestik, saya yakin akan kembali sehat, tapi perlu waktu cukup lama,” kata Erick, Minggu (24/10) dikutip dari ANTARA.

Untuk itu, Kementerian BUMN terus mengawal proses restrukturisasi yang sedang berlangsung di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Hanya saja dalam proses restrukturisasi itu, Erick mengaku dirinya enggan bernegosiasi terkait adanya penyalahgunaan wewenang dan korupsi.

Seperti yang diketahui, Garuda saat ini terjerat utang menggunung hingga Rp70 triliun sehingga perusahaan menderita kerugian. Ditambah lagi, pandemi COVID-19 juga membuat kinerja keuangan Garuda Indonesia semakin babak belur.

Kementerian BUMN menyebutkan salah satu biang kerok kerugian Garuda Indonesia adalah kesepakatan harga pesawat dari perusahaan lessor.

“Negosiasi harus dikerasi terutama mengenai leasing/lessor (menyediakan armada pesawat dengan skema sewa) pesawat yang dikorupsi dan harga terlalu mahal,” kata Erick.

Oleh karena itu, Erick menilai peluang untuk berkembang menjadi perusahaan yang kuat dan sehat ada pada Pelita Air Service (PAS) yang memang selama ini fokus pada penerbangan dalam negeri.

"Pelita Air bisa dikembangkan, asal jangan ikut gaya-gayaan ke luar negeri. Karena penerbangan ke luar negeri itu bisa mengakibatkan tidak sehat dalam beroperasi," tuturnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US