Kisah Cinta Pasangan Tertua di Nikah Massal Pemprov DKI Jakarta
Adjid Effendi (77 thn) dan Rimih (55 thn) menjadi pasangan tertua di nikah massal yang digelar Pemprov DKI Jakarta, Selasa (31/12). INDOZONE/Arya Manggala
News

Kisah Cinta Pasangan Tertua di Nikah Massal Pemprov DKI Jakarta

Berawal dari tempat kerja.

Selasa, 31 Desember 2019 19:48 WIB 31 Desember 2019, 19:48 WIB

INDOZONE.ID - Adjid Effendi (77 tahun) dan Rimih (55 tahun) menjadi pasangan tertua yang mengikuti kawin massal dan isbath nikah gelaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Selasa (31/12). 

Warga asal Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur ini mengatakan, ikut nikah massal karena mendapat tawaran dari pihak kelurahan. 

Mereka sebenarnya sudah menikah siri pada tahun 2014 di Kota Cirebon. Adjid dan Rimih baru mengikuti isbath nikah secara legal karena keterbatasan waktu.

Rimih kemudian menceritakan awal pertemuannya dengan sang suami. Benih cinta muncul di perusahaan garmen tempat mereka bekerja. 

Pasangan tertua di nikah massal ini memang bekerja di perusahaan yang sama. Adjid sebagai satpam, sedangkan Rimih berprofesi sebagai buruh. 

Rimih mengaku sudah lama mengenal Adjid. Mereka kemudian menjalin hubungan setelah istri Adjid meninggal dunia. 

"Satu perusahaan. Udah kenal lama. Karena istrinya (Adjid) almahrum, jadi deh," kata Rimih kepada wartawan di Balai Kota. 

Rimih mengatakan, dirinya dan sang suami sudah memiliki anak dan cucu. Menariknya, dia lupa jumlah cucunya 

"Saya anak tiga , cucu banyak. Kalau Bapak anak lima, cucu total gak tau," jelasnya. 

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta menggelar nikah massal di Balai Kota, Selasa (31/12). Kegiatan ini diperuntukkan kepada pasangan yang tidak mampu. 

Para pasangan yang mengikuti nikah massal ini mendapat uang sebesar Rp1 juta sebagai mahar yang diberikan dari Baznas Bazis DKI Jakarta.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Wirawan Kusuma
Mula Akmal

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU