The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan Dana Umat Oleh ACT, Komisi III DPR RI Ikut Mengawasi
Tim Disaster Emergency Response ACT. (ANTARA)
News

Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan Dana Umat Oleh ACT, Komisi III DPR RI Ikut Mengawasi

Selasa, 05 Juli 2022 17:55 WIB 05 Juli 2022, 17:55 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas terkait dugaan penyelewengan dana umat oleh para petinggi Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Tentu kita prihatin dan harus diusut tuntas, karena yang menyumbang itu berharap dana digunakan semaksimal maksimalnya untuk kepentingan yang memerlukan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Namun demikian, Dasco meminta kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi lebih lanjut. Kemudian sebaiknya menyerahkan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas.

“Kepada masyarakat luas sudah cukup jangan terlalu berspekulasi, serahkan saja kepada aparat penegak hukum, kepada aparat hukum kita minta diusut tuntas,” beber Dasco.

BACA JUGA: ACT Kirim Armada Kemanusiaan Bantu Imigran Rohingya di Aceh Utara

Dasco juga mengimbau kepada alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR yaitu Komisi III agar dapat mengawasi penegakan hukum yang dilakukan oleh Kepolisian terkait kasus ACT tersebut.

“Kepada komisi teknis dalam hal ini komisi hukum komisi tiga untuk ikut mengawasi jalannya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian,” imbuh Dasco.

Lakukan Audit ke ACT

Selain itu, Ketua Harian DPP partai Gerindra ini juga mengusulkan agar ACT diaudit. Di mana Kepolisian bisa bekerjasama dengan PPATK yang memiliki kewenangan.

“Itu kemudian akan secara otomatis apabila ada dugaan penyelewengan ke arah sana, tentunya kepolisian akan meminta diaudit dan bekerjasama dengan PPATK untuk membuktikan apakah dugaan tersebut benar atau tidak,” tandas Dasco.

Diketahui di media sosial ramai memperbincangkan adanya dugaan para petinggi ACT menyalahgunakan dana bantuan masyarakat untuk kehidupan mewah pimpinan lembaga tersebut.

Dalam media sosial, seperti Twitter bahkan masalah tersebut ramai ditanggapi oleh netizen hingga muncul plesetan 'Aksi Cepat Tanggap menjadi 'Aksi Cepat Tilep' dengan muatan kritikan dari pengguna Twitter.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US