The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Wamendag Jerry Sambuaga Ingin UMKM Punya Daya Saing Internasional
MoU Kemendag RI dengan Pemerintah Provinsi Jateng. (Biro Humas Kemendag)
News

Wamendag Jerry Sambuaga Ingin UMKM Punya Daya Saing Internasional

Mou Kemendag-Pemprov Jateng.

Jumat, 16 Oktober 2020 21:44 WIB 16 Oktober 2020, 21:44 WIB

INDOZONE.ID - UMKM menjadi salah satu prioritas fasilitasi Kementerian Perdagangan. Pasalnya UMKM sudah terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam perekonomian Indonesia. 

Jumlah UMKM Indonesia saat ini menurut Kemenkop UMKM adalah 64 juta. Jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional.

"Dari angka tersebut jelas UMKM strategis bagi ekonomi masyarakat. Oleh karena itu UMKM harus diberikan fasilitas agar mampu mempertahankan dan meningkatkan fungsinya tersebut," kata Wamendag Jerry Sambuaga saat ditanya mengenai MoU antara Kemendag dan Pemprov Jateng yang ditandatangani Kamis 15 Oktober 2020.

MoU Pengembangan UMKM antara Kemendag dan Pemprov Jateng ditandatangani oleh Mendag Agus Suparmanto didampingi Wamendag Jerry Sambuaga dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. MoU itu merupakan respon atas pandemi Covid-19 yang berpengaruh besar dalam kegiatan ekonomi dan perdagangan, termasuk pada pelaku UMKM di seluruh Indonesia. 

Wamendag menekankan, pembinaan UMKM harus punya paradigma baru, yaitu paradigma berdaya saing internasional. Pasalnya, menurut Jerry, keterbukaan ekonomi tidak bisa terhindarkan lagi. 
Arus perdagangan antar negara akan makin intens. Oleh karena itu produk barang dan jasa yang dihasilkan UMKM juga harus berdaya saing tinggi.

"Ini adalah konteks yang kita hadapi sekarang. Kita harus memandangnya dengan positif dan pesimis. Pertama, paradigma kita adalah harus menganggap ini sebagai akselerator agar produk-produk UMKM makin meningkat kualitasnya. Kedua, kita justru harus melihat ini sebagai peluang UMKM untuk Go Internasional," urai Mantan Anggota Komisi I DPR RI tersebut. 

kemendag ri, pemprov jateng, umkm,
MoU Kemendag RI dengan Pemerintah Provinsi Jateng. (Biro Humas Kemendag)

Jerry mencatat, ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan UMKM agar bisa Go-Internasional. Pertama, kemendag akan makin meningkatkan dukungan kepada UMKM dengan produl dengan keunggulan komparatif agar keunggulan kompetitifnya meningkat. 

Kedua, bahwa UMKM Indonesia harus makin berbasis digital dan teknologi tinggi baik dalam operasi maupun produknya. Dukungan agar UMKM punya keunggulan kompetitif oleh Kemendag selama ini dilakukan dengan berbagai sisi antara lain dalam sisi perdagangan yang mendukung penyediaan bahan baku, desain produk, sistem logistik dan lain-lain.

"Jangan lupa perjanjian internasional juga merupakan fasilitasi tak langsung kepada UMKM. adanya perjanjian perdagangan dan ekonomi sangat membantu mendapatkan tarif preferensi dan fasilitas untuk mencapai standar-standar yang lebih tinggi. Artinya UMKM akan bisa menjual barang dengan harga lebih rendah dan punya standar yang bisa diterima di negara mitra dagang Indonesia," papar Wamendag.

Sedangkan untuk yang kedua, Jerry melihat, dengan dukungan teknologi UMKM kita juga harus bisa beroperasi dan menghasilkan produl berteknologi. 

"Dalam hal operasi UMKm, digitalisasi itu yang terus kami dorong. Itu bukan hanya di sistem pembayaran seperti yang kami lakukan di Manado, tetapi juga dalam semua aspek operasi perdagangan. Kita mendorong digitalisasi sistem logistik, pemasaran dan lain-lain. Kami juga mengajak seluruh stake holder teknologi baik marketplace atau bahkan media sosial dan perusahaan teknologo agar bisa mendukung UMKM," jelas Jerry.

kemendag ri, pemprov jateng, umkm,
MoU Kemendag RI dengan Pemerintah Provinsi Jateng. (Biro Humas Kemendag)

Sedangkan dalam hal perubahan produk, Jerry mengajak semua pelaku UMKM, khususnya generasi muda agar makin produktif dan percaya diri dalam memghasilkan produk digital dan teknologi. Ia melihat ini sebagai prospek yang sangat besar di masa depan untuk ekspor. 

Produk-produk digital seperti aplikasi dan game online akan makin besar pasarnya di masa depan dan bisa dilakukan dimana saja.

"Kita punya potensi. Itu yang harus dikembangkan. Dan kita harus percaya diri bahwa kita bisa menghasilkan produk teknologi semacam itu. Saya sudah berkeliling dan bertemu generasi muda potensial soal itu. Ini peluang dan kita pasti bisa memanfaatkan peluang itu," pungkas Wamendag.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US