The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Usai Bertemu Demokrat, PKS Serukan Tolak Terorisme dan Penodaan Agama
Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kanan) beserta pengurus DPP PKS ditemui langsung oleh Ketua UmumPartai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) di Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4/2021). (Instagram/@PK_Sejahtera)
News

Usai Bertemu Demokrat, PKS Serukan Tolak Terorisme dan Penodaan Agama

Mengancam NKRI.

Jumat, 23 April 2021 10:27 WIB 23 April 2021, 10:27 WIB

INDOZONE.ID - Saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyampaikan seruan untuk bersama-sama menolak segala bentuk aksi kekerasan dan penodaan agama.

“Kita harus menyerukan penolakan terhadap segala bentuk aksi kekerasan seperti terorisme, anarkisme dan separatisme yang mengancam keamanan dan pertahanan NKRI. Serta tindakan penodaan agama yang menciderai nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan dapat memecah belah bangsa,” ujar Syaikhu pasca bertemu AHY sebagaimana dalam keterangannya, Jumat (23/4/2021).

Kemudian Syaikhu juga menegaskan penolakan terhadap upaya stigmatisasi terorisme dan radikalisme terhadap Islam dan umat Islam.

Dia berkata seluruh agama di dunia sama-sama mengajarkan rasa persaudaraan dan perdamaian.

“Kami juga menolak segala upaya stigmatisasi terorisme dan radikalisme terhadap Islam dan umat islam. Islam dan seluruh agama di dunia adalah ajaran yang menyerukan rasa persaudaraan dan perdamaian,” tegas Syaikhu.

Lebih jauh dia menuyebut silahturahmi Kebangsaan ini merupakan kegiatan rutin yang akan dijalankan oleh PKS dengan berbagai elemen keumatan dan kebangsaan dalam rangka sinergi dan kolaborasi. Setidaknya ada tiga substansi yang disepakati.Seperti mengenai penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kedua, mengenai tekanan atau resesi ekonomi yang menjadi dampak pandemi Covid-19, harus disikapi bersama. Untuk hal yang ketiga memaparkan perihal demokrasi di Indonesia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US