The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Yusril Minta Pemerintah Singapura Jelaskan Pencegahan Terhadap UAS, Ini Penyebabnya
Ustaz Abdul Somad (UAS). (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)
News

Yusril Minta Pemerintah Singapura Jelaskan Pencegahan Terhadap UAS, Ini Penyebabnya

Apa kira-kira penyebabnya?

Selasa, 17 Mei 2022 16:57 WIB 17 Mei 2022, 16:57 WIB

INDOZONE.ID - Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra angkat bicara mengenai polemik Ustaz Abdul Somad (UAS) bersama keluarga yang dilarang masuk saat masuk di Singapura.

Yusril mengatakan Pemerintah Singapura berkewajiban menjelaskan pencekalan terhadap UAS, mengingat beliau adalah seorang ulama yang sangat dihormati masyarakat Indonesia.

“Pemerintah Singapura berkewajiban menjelaskan pencekalan terhadap Ustad Abdul Somad (UAS),” tutur Yusril saat dihubungi Indozone, Selasa (17/5/2022).

Yusril berujar istilah yang lebih tepat terhadap perlakuan atas UAS adalah "pencegahan" bukan deportasi, sebab UAS masih berada dalam area Imigrasi Singapura dan belum benar-benar masuk ke negara itu. 

Baca Juga: Kronologi UAS yang Ditahan dan Dideportasi dari Singapura

“Kalau UAS sudah melewati area Imigrasi dan diperintahkan meninggalkan negara itu, barulah namanya dideportasi,“ jelas Yusril. 

Namun apapun juga jenis tindakan keimigrasian terhadap UAS harus dijelaskan agar tidak timbul spekkulasi dan salah paham. Dalam konteks ASEAN Community yang hubungan erat antar warta, penolakan terhadap kehadiran UAS dapat menimbulkan tanda-tanya dalam hubungan baik antar etnik Melayu dan Islam di Asia Tenggara. 

“UAS selama ini dikenal sebagai ulama garis lurus yang tidak aktif berurusan dengan kekuasaan dan hubungan antar negara,” tegas Yusril.

“Apalagi kehadiran UAS ke Singapura adalah kunjungan biasa, bukan untuk melakukan kegiatan ceramah, tabligh dan sejenisnya yang bisa menimbulkan kekhawatiran Pemerintah Singapura,” tambahnya

Selain itu Yusril menyambut baik sikap pro aktif Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk menghubungi Imigrasi Singapura untuk minta penjelasan terhadap kasus yang dihadapi UAS. 

“Kemenlu juga dapat melakukan hal yang sama dengan memanggil Dubes Singapura di Jakarta untuk memberi penjelasan mengapa sampai terjadi pencegahan terhadap UAS,” tukasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US