The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemerintah Diminta Lindungi Pekerja Migran di Hong Kong dari Omicron
Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati. Instagram/@kurniasihmufidayati.id
News

Pemerintah Diminta Lindungi Pekerja Migran di Hong Kong dari Omicron

Harus diperhatikan.

Rabu, 01 Desember 2021 12:35 WIB 01 Desember 2021, 12:35 WIB

INDOZONE.ID - Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah agar melindungi pekerja migran Indonesia (PMI) yang berada di Hong Kong. Hal ini terkait munculnya kasus varian varian Omicron, yang tengah menjadi fokus perhatian dunia, di wilayah Hong Kong. 

"Varian Omicron masuk dalam Variant of Concern (VOC) karena memiliki tingkat penularan tinggi. Sebab itu pemerintah harus memperhatikan teman-teman PMI di sana dimulai dari sosialisasi tentang kewaspadaan terhadap variant Omnicorn," kata Kurniasih Mufidayati, Rabu (1/12/2021).

Politisi PKS yang kerap disapa Mufida ini menjelaskan, saat ini terdapat lebih dari 170 ribu PMI yang bekerja di Hong Kong. Mayoritas dari mereka adalah perempuan dan bekerja di sektor informal. 

Ia memandang, perhatian pemerintah bisa dilakukan dengan menyebarkan informasi kewaspadaan terhadap varian Omicron ke seluruh PMI. Sosialisasi juga perlu dilakukan untuk aturan larangan masuk sementara dari Hong Kong ke Indonesia yang baru saja diterbitkan. Ia meminta KJRI mendata siapa saja PMI yang mungkin kontraknya habis dan harus pulang ke Indonesia, dan membantu mereka dengan memberikan bantuan shelter sementara.

"Bagi yang seharusnya pulang tapi kemudian terbit aturan pembatasan, ini harus diantisipasi oleh KJRI. Terutama mungkin bagi mereka yang habis kontrak. Jangan sampai tidak terurus di negeri orang," kata Mufida.

Perempuan 51ahun asal Pekalongan ini juga mempertanyakan cakupan vaksinasi PMI di Hong Kong hingga saat ini. Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh PMI mendapatkan dukungan untuk penerapan protokol kesehatan dan vaksin.

"Bagaimana cakupan vaksinasi untuk PMI di Hong Kong, harus ada laporan. Vaksinasi yang digelar KJRI Hong Kong awal Agustus lalu hanya menjangkau 266 orang. Kita harapkan sudah lebih dari 70 persen juga teman-teman PMI di Hongkong sudah mendapatkan vaksin. Varian Omicron kan masih terus diteliti, jadi yang semakismal bisa kita lakukan, kita lakukan sejak awal," katanya.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Gema Trisna Yudha
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US