The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Febri Diansyah Bantah Tudingan Soal Novel yang Pecat Satpam KPK karena Foto Bendera HTI
Febri Diansyah. (Instagram/@febridiansyah.id)
News

Febri Diansyah Bantah Tudingan Soal Novel yang Pecat Satpam KPK karena Foto Bendera HTI

Senin, 04 Oktober 2021 22:13 WIB 04 Oktober 2021, 22:13 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah membantah tudingan bahwa Novel Baswedan pernah memecat satpam KPK. Dia menyebut isu tersebut adalah fitnah dan kabar bohong.

Febri kemudian meminta penjelasan pegiat media sosial Denny Siregar untuk memberi penjelasan, mengenai cuitannya soal satpam KPK yang dipecat karena memotret bendera HTI di meja kerja pegawai.

"Padahal Novel Penyidik KPK yg tdk ada hub & tdk punya kewenangan berhentikan Pegawai. Padahal Novel berada di lantai lain & bendera yg difoto di meja jaksa di lantai berbeda. Kebohongan apa yg anda sebar? Untuk apa?" cuit Febri melalui akun Twitter-nya, Senin (4/10/2021).

"Menuduh Novel @nazaqistsha memecat Satpam? Padahal foto diambil di lantai 10, ruangan Jaksa, bkn wilayah tugas satpam tsb dan justru disebarkan ke group eksternal?," sambungnya.

Febri Diansyah bantah tudingan Novel Baswedan pecat satpam KPK
Febri Diansyah bantah tudingan Novel Baswedan pecat satpam KPK. (Twitter)

Febri Diansyah menjelaskan bahwa Novel tidak memiliki wewenang untuk memecat satpam. Sebab, kata dia, Novel bukan pejabat struktural dan di atasnya masih ada 3 level lagi sampai pimpinan.

Baca juga: Denny Siregar Komentari Pemecatan Novel Baswedan: Karma Itu Pedih Kawan!

Dia kemudian meminta Denny Siregar memberikan bukti terkait tudingan Novel memecat satpam karena memotret bendera HTI di meja kerja.

Febri menduga bahwa pihak-pihak yang menyingkirkan pegawai KPK sedang panik setelah Kapolri berencana mengangkat 58 pegawai KPK yang diberhentikan karena tak lulus TWK.

"Dugaan Saya, pihak yg singkirkan 58 Pegawai KPK sdg panik. Narasi murahan ttg “taliban” diruntuhkan oleh pernyataan Kapolri yg justru membuka pintu untuk para Pegawai KPK tsb. Tp krn ga ada isu lain yg bs dipakai menyerang 58 Pegawai KPK, ya apa boleh buat yg basi diolah lagi," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US