Kuasa Hukum Novel Baswedan Soroti Temuan TGPF
Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal (kanan) bersama Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Nur Kholis (kiri) memberikan keterangan pers saat rilis hasil investigasi TGPF Novel Baswedan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019). ANT
News

Kuasa Hukum Novel Baswedan Soroti Temuan TGPF

Hasil investigasi TGPF sangat mengecewakan.

Iwan
Rabu, 17 Juli 2019 20:22 WIB 17 Juli 2019, 20:22 WIB

Kuasa hukum Novel Baswedan, Putri Kanesia, menyoroti hasil investigasi tim gabungan pencari fakta (TGPF) terkait kasus penyiraman air keras terhadap kliennya.

Dalam konfrensi pers di Mabes Polri, TGPF mengungkapkan motif penyerangan. Anggota TGPF Nur Kholis menyebut pelaku tidak berniat membunuh Novel.

Dia mengatakan penyiraman air keras terhadap Novel hanya untuk membuat korban menderita. Hal ini berdasarkan evaluasi, pendalaman dan pemeriksaan rumah sakit serta saksi ahli terhadap zat kimia yang digunakan untuk menyiram wajah penyidik KPK tersebut. 

Didapat fakta zat kimia yang digunakan pada peristiwa tersebut adalah asam sulfat h2so4, berkadar larut tidak pekat sehingga tidak mengakibatkan luka berat permanen pada wajah korban. Selain itu, penyiraman ini tidak mengakibatkan kematian.

Hal tersebut mendapat bantahan dari Putri. Dia menilai penyiraman itu bukan untuk membuat menderita karena saat kejadian, Novel sempat mengalami sesak nafas.

ANTARA
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

"Tetapi sudah ada upaya percobaan pembunuhan terhadap Mas Novel," ujar Putri.

Putri juga mengatakan, temuan yang disampaikan TGPF bukan sesuatu yang baru. "Sehingga itu bisa dikatakan sangat mengecewakan," katanya.

Sebelumnya, TGPF juga mengungkapkan kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan berkaitan dengan kasus yang ditangani korban. Ada dugaan penggunaan wewenang berlebihan yang berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam.

    Editor Media
    Editor Media

    Iwan

    Editor
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE