The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Puji Sikap Jokowi yang Jawab Kritik BEM UI, PPP: Edukatif
Presiden Joko Widodo bersiap meninjau vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.)
News

Puji Sikap Jokowi yang Jawab Kritik BEM UI, PPP: Edukatif

Gambarkan kebebasan ekspresi.

Rabu, 30 Juni 2021 16:57 WIB 30 Juni 2021, 16:57 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merespons kritik yang dilontarkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI terkait 'King of Lip Service'. Dia menilai respons Jokowi menjawab kritikan tersebut dilakukan secara edukatif.

Arsul berujar, respon Presiden Jokowi menggambarkan kebebasan berekspresi yang ada di Indonesia. Kemudian di sisi lain, kepala negara juga menekankan soal kesantunan dalam budaya Indonesia.

"Respons Pak Jokowi di atas edukatif. Presiden menegaskan ruang kebebasan berekspresi dalam alam demokrasi yang kita miliki pada satu sisi. Dan di sisi lain beliau juga menekankan soal kesantunan dalam budaya kita," kata Arsul saat dihubungi Indozone, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: Sejumlah Akun Medsos Pengurus BEM UI Diretas, Polri Persilakan Buat Laporan

Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, respons Presiden Jokowi atas kritik yang diterimanya adalah memberikan keseimbangan antara hak dan kewajiban setiap warga negara dalam ekspresi demokrasi. Di sisi lain dia menekankan perlunya kebebasan berekspresi patut dijaga.

"Bagi PPP, respons Presiden ini memberikan keseimbangan praktik demokrasi antara hak dan kewajiban setiap warga negara, antara kebebasan yang lazimnya melekat dalam ekspresi demokrasi dengan kultur masyarakat yang tetap perlu kita jaga. Agar tidak terjadi benturan sosial dan kegaduhan antara yang kelompok yang pro dengan yang kontra dalam menyikapi satu masalah," tuturnya.

Terkait pernyataan Presiden Jokowi yang meminta agar pihak universitas tak menghalangi para mahasiswa yang ingin menyampaikan ekspresi, Arsul berujar kritik yang disampaikan oleh mahasiwa harus direspons dengan langkah persuasif oleh pihak kampus.

"Lebih lanjut, secara implisit Presiden dengan pernyataannya itu juga menekankan semua yang di rumpun kekuasaan pemerintahan agar lebih persuasif dalam menyikapi kritik, apalagi yang datang dari kaum muda," ucapnya.

"Ya itulah yang saya maksud bahwa Presiden secara implisit meminta jajaran pemerintahan, termasuk yang menguasai kampus, untuk persuasif," imbuhnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US