The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Bupati Mengutuk Keras
Ilustrasi pembunuhan. (Indozone)
News

Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Bupati Mengutuk Keras

Selasa, 27 Juli 2021 21:30 WIB 27 Juli 2021, 21:30 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Aminurrasyid Aruan ditemukan tewas dibacok oleh orang tak dikenal (OTK). Sementara, jenazahnya ditemukan di depan rumah warga di Panjang Bidang, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (27/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Dari foto yang beredar, kondisi korban masuk dalam selokan (parit) dengan mengenakan celana warna hitam dan baju coklat.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Parikhesit, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, korban meninggal dunia," katanya.

Ia mengatakan, petugas masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut.

"Sedang kita selidiki, ini saya menuju ke TKP, perkembangan lanjutan akan kita informasikan kepada rekan-rekan," pungkasnya.

Sementara, Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus, sesalkan aksi penganiayaan dan pembacokan yang dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap Ustaz Drs. Aminurrasyid Aruan yang kesehariannya merupakan Ketua MUI Labura.

“Saya mengutuk keras pelaku yang tidak berperikemanusiaan ini. Atas kejadian tersebut saya meminta Aparat Kepolisian untuk segera menangkap pelaku” katanya.


Bupati dan wakil bupati pun menuju  RSU Aek Kanopan untuk memastikan pelayanan dan pengurusan jenasah almarhum. 


“Sebagai seorang Ulama, korban Ustadz Aminurrasyid saya kenal sebagai sosok yang ramah dan baik serta tidak banyak bicara.” Ujarnya.

Dengan rasa haru, Bupati Labura menyampaikan bahwa pihak Pemkab Labura merasa kehilangan sosok guru, panutan dan pemuka agama yang santun dan ramah.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara, khususnya Umat Muslim untuk tetap tenang dan jangan terpancing emosi. Tetap Lakukan aktifitas seperti biasa namun tetap mengikuti protokol kesehatan.

Lalu, ia juga meminta agar masyarakat juga proaktif menyampaikan informasi yang bisa sebagai tanda-tanda dalam pengungkapan kasus tersebut.

TAG
Aqmarul Akhyar

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US