The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini Orang-orang yang Paling Berisiko Terinfeksi Jamur Hitam, Terutama Pasien Covid-19
Ilustrasi pasien. (Pexels/RODNAE Productions)
Health

Ini Orang-orang yang Paling Berisiko Terinfeksi Jamur Hitam, Terutama Pasien Covid-19

Siapa saja?

Jumat, 04 Juni 2021 20:13 WIB 04 Juni 2021, 20:13 WIB

INDOZONE.ID - Infeksi jamur hitam atau mukormikosis banyak menyerang pasien Covid-19 di India. Mengapa pasien Covid-19 rentan terinfeksi mukormikosis?

Ketua Pokja Bidang Mikosis Paru Pusat Mikosis Paru FKUI/RS Persahabatan, Dr. dr. Anna Rozaliyani M.Biomed, SpP(K) mengatakan pasien Covid-19 maupun yang baru sembuh berisiko mengalami mukormikosis. Menurutnya, ini terjadi karena pasien Covid-19 dapat mengalami gangguan atau kelumpuhan sistem imun (imunoparalisis).

"(Mengalami) imunoparalisis atau imunodefisiensi sehingga tubuh tidak mampu mengeliminasi infeksi jamur pada tubuh. Jadi benteng pertahanan tubuhnya sudah tidak kuat lagi," ujarnya dalam sebuah webinar baru-baru ini.

Faktor risiko pasien Covid-19 mengalami mukormikosis semakin tinggi jika diikuti penyakit penyerta seperti diabetes melitus dengan kadar gula darah yang belum terkontrol.

Selan itu, pemberian kortikosteroid pada pasien Covid-19 dalam jangka lama juga menjadi faktor risiko.

"Pemberian kortikosteroid memang seperti pedang bermata dua. Di satu sisi mengurangi peradangan pada Covid-19 dan mengurangi gejala, tetapi hati-hati di sisi yang lain ada kondisi tertentu dapat menimbulkan gangguan kadar gula darah," jelasnya.

BACA JUGA: Infeksi Jamur Hitam di India, Begini Cara Jamur Masuk ke Tubuh

Selain pasien Covid-19, orang yang berisiko tinggi terkena mukormikosis adalah pasien diabetes dengan kondisi sakit berat. Kemudian pasien yang mengalami kondisi kritis yang perlu dirawat di ICU juga berisiko terinfeksi.

Anna menambahkan, orang dengan HIV juga berisiko terinfeksi. Begitu pula dengan pasien kanker yang sel darah putihnya menurun dalam waktu lama akibat kemoterapi. Bisa juga orang yang mengalami cedera kulit akibat pembedahan, luka bakar, atau bencana alam.

"Juga kita temukan pada pasien (bayi) prematur, bayi dengan berat badan lahir yang rendah. Juga pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis (cuci darah), kita perlu berhati-hati," pungkas Anna.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Utami Evi Riyani
JOIN US
JOIN US