The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Diduga Berbahan Pengawet, Bio Farma Ungkap Kandungan Vaksin Covid-19 Sinovac
Vaksin Sinovac. (Photo/Noel Celis/AFP)
Health

Diduga Berbahan Pengawet, Bio Farma Ungkap Kandungan Vaksin Covid-19 Sinovac

Minggu, 24 Januari 2021 17:54 WIB 24 Januari 2021, 17:54 WIB

INDOZONE.ID - Periodesasi vaksinasi sudah berjalan kurang lebih selama 2 minggu terakhir. Banyak terdapat iming-iming di masyarakat soal vaksin yang cukup meresahkan.

Baru-baru ini PT Bio Farma melakukan pengamatan akan kandungan yang ada dalam vaksin covid-19 Sinovac dengan mengatakan bahwa tidak ada bahan berbahaya yang terkandung dalam vaksin COVID-19 Sinovac.

Bambang Heriyanto, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Bio Farma mengatakan bahwa vaksin Sinovac tidak mengandung sel vero.

Baca Juga: Kenali Penyebab Mentruasi Tidak Lancar Pada Ibu Rumah Tangga

Ia menjelaskan, sel vero hanya digunakan sebagai media kultur untuk pengembangan dan bertumbuhnya virus dalam proses perbanyakan virus sebagai bahan baku vaksin.

Vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi periode selanjutnya ini disebut hanya mengandung virus yang sudah dimatikan.

"Karena ini platform-nya inactivated, jadi virusnya sudah dimatikan atau di-inaktivasi. Tidak mengandung sama sekali virus hidup atau yang dilemahkan," kata Bambang.

Adapun kadungan yang ada di dalam vaksin COVID-19 Sinovac adalah alumunium hidroksida. Zat ini berfungsi sebagai adjuvan untuk meningkatkan kemampuan vaksin.

"Kandungan berikutnya adalah larutan fosfat atau sebagai penstabil, atau biasa kita sebut dengan stabilizer," Bambang melanjutkan.

Kandungan terakhir adalah larutan garam natrium klorida sebagai isotonis untuk memberikan kenyamanan penyuntikkan. Namun, garam yang digunakan telah memenuhi standar penggunaan farmasi.

"Vaksin COVID-19 dari Sinovac ini diproduksi tidak menggunakan pengawet. Sekali lagi tidak menggunakan pengawet dan tidak mengandung bahan-bahan lain seperti boraks, formalin, ataupun merkuri," Bambang menegaskan.

Untuk kehalalan, Bambang mengungkapkan bahwa vaksin corona Sinovac juga tengah dikaji oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

TAG
Abdul Fattah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US