The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rutin Berhubungan Seks Bikin Otak Lebih Pintar
Ilustrasi hubungan wanita dan pria (REUTERS/John Kolesidis)
Health

Rutin Berhubungan Seks Bikin Otak Lebih Pintar

Sering melakukan hubungan seks membuat lebih pintar

Jumat, 10 Januari 2020 00:05 WIB 10 Januari 2020, 00:05 WIB

INDOZONE.ID - Siapa bilang membuat otak lebih cerdas hanya lewat belajar? Penelitian yang dilakukan di Inggris, belum lama ini, menyebutkan, berhubungan seks juga bisa membuat pintar.

Indozone mewartakan dari Maxim, Kamis (9/1/2020), penelitian tersebut menemukan tentang manfaat kesehatan yang tak terduga dari hubungan seks terus menerus.

Penelitian dari Universitas Coventry dan Oxford di Inggris, mengungkapkan bahwa orang dewasa yang berhubungan seks setiap minggu bisa meningkatkan fungsi otak. Selain itu, melancarkan memori dan verbal.

Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Gerontology, Series B: Psychological and Social Sciences, melibatkan 73 orang (28 pria dan 45 wanita) antara usia 50 dan 83 tahun. Setiap peserta menjawab pertanyaan tentang seberapa sering mereka terlibat dalam aktivitas seksual selama 12 bulan terakhir.

Ilustrasi otak secara digital (reuters.tv)
Ilustrasi otak secara digital (reuters.tv)

Mereka membuat tes standar yang biasanya digunakan untuk mengukur pola dari fungsi otak pada orang dewasa, berfokus pada perhatian, memori, kelancaran, bahasa, dan kemampuan visuospatial.

Visuospatial yaitu kemampuan untuk mengidentifikasi, mengintegrasi, dan menganalisa bentuk yang spesifik dari beberapa dimensi.

Hasil Mengejutkan

Penelitian ini merupakan penyempurnaan dari tes yang dilakukan pada 2016 silam. Peserta melakukan aktivitas seksual rutin setiap minggu, mencetak skor tertinggi. 

Hasilnya menunjukkan kelancaran verbal dan kemampuan visuospatial. Setiap peserta diberikan waktu 60 detik untuk menyebutkan nama hewan sebanyak mungkin. Selain itu, mereka juga diminta mengingat beberapa memori yang tersimpan.

"Selama  ini, kita hanya bisa berspekulasi apakah aktivitas otak hanya didorong oleh elemen sosial atau fisik. Kami ingin penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme biologis yang dapat mempengaruhi hal ini," kata peneliti utama Hayley Wright, MD, dari Universitas Coventry.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US