The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Krenyes! Kerupuknya Orang Sumenep Berisi Mie Krispi dan Abon Ikan, Enak Pakai Kuah Rujak
Uniknya kerupuk khas Kampung Kasur Pasir, Sumenep (Z Creators/Deni Agustian)
Food

Krenyes! Kerupuknya Orang Sumenep Berisi Mie Krispi dan Abon Ikan, Enak Pakai Kuah Rujak

Senin, 24 Oktober 2022 15:50 WIB 24 Oktober 2022, 15:50 WIB

INDOZONE.ID - Kawasan wisata Kampung Kasur Pasir biasanya menjadi salah satu tujuan utama para wisatawan yang berkunjung ke Sumenep, Madura

Kampung ini memang sudah banyak dikenal. Selain karena penasaran dengan masyarakatnya yang memiliki kebiasaan unik untuk tidur dan beraktivitas di atas pasir secara turun-temurun, para wisatawan yang datang juga ingin merasakan sensasi dingin dan khasiat dari pasir halus yang dipakai secara langsung oleh masyarakat setempat.

karopok lecak
Penjual menyiapkan karopok lecak (Z Creators/Deni Agustian)

Sama seperti daerah lainnya, Kampung Kasur Pasir  juga punya kuliner khas yang wajib kamu coba. Bernama ‘Karopok Lecak’, kuliner ini merupakan jajanan lokal khas Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-batang, Sumenep, Jawa Timur.

Karopok Lecak sebenarnya adalah jajanan kerupuk berlapis yang ditengahnya berisi bubur tepung dengan aneka topping di dalamnya seperti mie krispi dan abon ikan yang ditemani dengan sambal khusus khas madura. Rasanya gurih, kenyal, dan renyah.

karopok lecak
Karopok Lecak digemari tua dan muda (Z Creators/Deni Agustian)

Dinamakan Karopok Lecak karena tengahnya diapit dua kerupuk poli dan olahan tepung sagu sebagai pelengket pada kerupuk. Jika biasanya kerupuk menjadi salah satu pendamping makan, warga Kampung Pasir justru mengkreasikan kerupuk menjadi cemilan unik yang enggak bisa kamu jumpai di tempat lain.

Penjualnya pun ada banyak, salah satu yang terkenal adalah Warung Bunda Arfilia. Warung ini sudah berdiri selama 7 tahun. Pemiliknya yang bernama Hikmawati (32) merupakan generasi kedua yang meneruskan warung ini.

karopok lecak
Penjual menggoreng kerupuk (Z Creators/Deni Agustian)

Berlokasi di Desa Legung timur, Sumenep, Jawa timur, warung ini setiap harinya mengolah sebanyak 10 kg kerupuk poli untuk dijadikan Karopok Lecak. Proses pengolahannya cukup mudah, adonan cair tepung tapioka yang diracik bumbu Madura dituangkan secara merata ke tungku khusus kemudian ditaburi topping mie krispi dan abon ikan sebagai pelengkap.

Jenis ikan yang digunakan biasanya adalah ikan pindang atau ikan tongkol. Setelah matang, adonan pun dibagi dua sajian menggunakan kerupuk poli, lalu diapit oleh kerupuk poli lagi di atasnya.

karopok lecak
Aneka bahan untuk meracik bumbu cocolan (Z Creators/Deni Agustian)

Untuk menikmati Karopok Lecak, kamu hanya perlu mencocolnya langsung menggunakan tangan. Kamu juga bisa memilih untuk menggunakan bumbu rujak atau kuah ikan pindang sebagai pendampingnya.

Kalau ingin menggunakan bumbu rujak, kamu harus meraciknya sendiri sesuai selera yang diinginkan.

Bumbu rujak seperti petis madura, gula pasir, cabai, sampai gula jawa sudah tersedia di atas meja.

Uniknya, untuk menikmati kuliner yang satu ini kamu harus melewati area permakaman karena lokasi warung hanya berjarak sekitar 5 meter dari area permakaman. 

Pelanggannya mulai dari masyarakat sekitar sampai orang luar Kota Sumenep. Kamu bisa menikmati
Karopok Lecak dengan harga Rp1.000 saja satu lapisnya. Dari makanan ringan ini, omzet yang didapat bisa mencapai Rp1,5 juta dalam sehari.

karopok lecak
Warung sederhana yang omzetnya gak biasa (Z Creators/Deni Agustian)

Kuliner Karopok Lecak cocok dinikmati selagi hangat pada siang hari sebagai pengganjal perut atau camilan ringan. Jika tertarik ke sini, kamu bisa berkunjung setiap hari mulai dari jam 08.00-16.00 WIB. 

Di sini kamu juga bisa menikmati menu khas lokal lainnya dengan harga ramah di kantung seperti Pentol Ikan, Kerupuk Pentol, Mie Kuah Pindang, Mie Bakso, dan Pentol Gepek/Jepit.

Artikel menarik lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators
Z Creators

TAG
Rini Puspita
Deni Agustian
Deni Agustian
Community Writer
JOIN US
JOIN US