The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Masih Pakai Arang, Penjual Soerabi Durian Pekanbaru Ini Berguru hingga ke Sumatera Barat
Soerabi Durian Pekanbaru. (Z Creators/Riki Ariyanto)
Food

Masih Pakai Arang, Penjual Soerabi Durian Pekanbaru Ini Berguru hingga ke Sumatera Barat

Selasa, 14 Februari 2023 18:29 WIB 14 Februari 2023, 18:29 WIB

INDOZONE.ID - Soerabi Bandung Durian yang berlokasi di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru ini banyak peminatnya.

Untuk membelinya, pelanggan harus datang dari sore hari. Tak jarang juga harus mengantre setiap beli serabi lembut dengan selai durian kental ini.

"Buka habis Ashar sampai jam 10 malam. Kalau lagi ramai, bisa habis sampai maghrib. Tapi yang langganan biasanya maklum kalau harus antre," sebut Naldi Koto, penjual Soerabi Bandung itu saat tim Z Creators datang berkunjung.

Soerabi Durian Pekanbaru
Soerabi Durian Pekanbaru dimasak pakai arang. (Z Creators/Riki Ariyanto)

Ternyata Naldi Koto dulunya karyawan Restoran Padang. Memang dirinya pernah bekerja di Bandung selama dua tahun, namun resep soerabi ini malah ia dapat dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Sewaktu kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19, Naldi mendapat informasi ada penjual Soerabi Bandung Durian di Padang yang laris manis. Lalu pergilah Naldi ke sana untuk 'berguru'.

Baca Juga: Hati-hati! Ternyata Gula Aren dan Jus Buah Kemasan Sama-sama Bisa Picu Munculnya Diabetes

"Belajarnya sama orang Padang, di sana laris manis. Saya berguru sama dia, jadi yang bantu-bantu dia. Setelah itu saya coba buka lapak sendiri di sini (Pekanbaru). Alhamdulillah laris," sebut Naldi.

Soerabi Durian Pekanbaru
Soerabi Durian Pekanbaru. (Z Creators/Riki Ariyanto)

Ia menyebut bahan pembuatannya sama seperti serabi lainnya. Seperti bahan-bahan alami seperti tepung beras dan terigu, gula, dan parutan kelapa.

"Bahannya sama dengan serabi Bandung lain. Mungkin yang membedakannya di topping durian. Selai durian yang kita racik sendiri dicampur mayonaise. Jadi rasanya lumer di mulut," sebutnya.

Dalam satu hari Naldi Koto bisa menjual 80 porsi, dengan harga semua aneka topping Rp10 ribu saja. Harga relatif murah ini pula yang menjadi makanan pencuci mulut buatannya selalu diserbu konsumen.

"Kalau adonan 3 kilogram bisa buat 80 porsi soerabi. Pernah sampai lebih 100 porsi dalam sehari. Kalau adonan sudah habis, buat baru lagi. Karena adonan tidak bisa disimpan sampak besok," sebutnya.

Saat ditanya penghasilan per bulan puluhan juta, Naldi Koto tak menampik hal itu. 

"Kalau laku semua bisa puluhan juta rupiah. Tapi kadang kalau hujan, yang laku paling setengah adonan," sebutnya.

Soerabi Durian Pekanbaru
Soerabi Durian Pekanbaru. (Z Creators/Riki Ariyanto)

Baca Juga: Resep Berry Sesame Toast, Roti Bakar dengan Strawberry Buat Sarapan

Untuk selai durian, ia tidak merasa kesulitan, karena Pekanbaru dikenal juga durian tak kenal musim. Selalu ada yang menjual si raja buah tersebut.

"Kalau durian selalu ada. Bedanya kalau musim durian, porsi racikan selai durian lebih banyak. Karena harga lebih murah. Jadi daging durian dan rasanya lebih kuat," sebutnya.

Untuk topping durian memang ia hanya banderol Rp10 ribu. Naldi tak ingin ikutan menaikkan harga. Sebab ia juga punya prinsip tersendiri dalam berdagang.

"Rasanya cukup lah Rp10 ribu saja per porsi, tak perlu ikut naik seperti lapak yang lain. Namanya rezeki pasti ada. Kalau resep bisa kita copy, tapi kalau rezeki kan tidak," ujarnya.
 

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators
Z Creators

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Z Creators
Riki Ariyanto
Z Creators
Editor
Riki Ariyanto
Community Writer
JOIN US
JOIN US