The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Orang Arab Juga Suka dengan Kuliner Khas Jepang
Seorang juru masak memegang sushi buatannya. (Arabnews)
Food

Orang Arab Juga Suka dengan Kuliner Khas Jepang

Kamis, 16 Januari 2020 13:28 WIB 16 Januari 2020, 13:28 WIB

INDOZONE.ID - Restoran Jepang memang menyebar ke seluruh dunia, tak terkecuali di Arab Saudi. Di negara itu, masakan khas Negeri Sakura pun sangat digemari.

Di Arab Saudi sendiri, masakan Jepang mulai diperkenalkan sejak tahun 1985. Meski sudah termasuk lama, namun aneka kuliner Jepang mulai populer di Arab Saudi baru beberapa tahun belakang ini.

Namun sayangnya, kepopuleran masakan Jepang di Arab Saudi tak berbanding lurus dengan ketersediaan bahan-bahan asli untuk membuat makanan Jepang yang sangat terbatas. Hal itu yang membuat masyarakat setempat harus pergi ke restoran dibanding harus membuatnya sendiri di rumah.

Bahan-bahan masakan Jepang seperti beras sushi, tahu, dan kombu terkadang memang tidak tersedia di supermarket. Belum lagi bahan-bahan seperti rumput laut wakame, bonito, dan kewpie mayonnaise yang sangat sulit ditemukan di Arab Saudi.

Seperti yang dikatakan oleh seorang juru masak bernama Noura Alajmi, yang terbiasa membuat beberapa sajian khas Jepang mengatakan bahwa makanan Jepang selama ini identik dengan makanan yang rumit. Oleh karena itu, ketersediaan bahan-bahan juga termasuk menjadi salah satu faktornya.

"Aku tidak akan menyebutnya sulit, tapi dibutuhkan dedikasi dan kesabaran untuk membuat makanan Jepang yang enak. Tapi itu bukan tidak mungkin, itu bisa dilakukan," ungkap Noura melansir Arabnews.

Noura pun berharap, dengan semakin populernya hidangan Jepang di Arab Saudi, bahan-bahan pembuat makanan Jepang seperti pasta miso, bonito flakes bisa sangat mudah ditemukan di supermarket.

"Saya pikir ada pasar untuk itu. Orang-orang di sini suka makanan Jepang, dan masakan rumahan sangat disukai saat ini. Inginnya bahan-bahan pokok makanan Jepang bisa ada di supermarket di Arab Saudi, sehingga aku bisa berhenti memesannya secara online dengan harus membayar harga pengiriman yang konyol," tambahnya

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US