The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Coulrophobia, Fobia Langka yang Membuat Orang Sangat Takut saat Melihat Badut
Ilustrasi badut di film "It". (Photo/IMDb)
Fakta Dan Mitos

Coulrophobia, Fobia Langka yang Membuat Orang Sangat Takut saat Melihat Badut

Senin, 24 Januari 2022 20:07 WIB 24 Januari 2022, 20:07 WIB

INDOZONE.ID - Coulrophobia bukanlah bahan tertawaan. Ketakutan irasional terhadap badut ini dapat menyebabkan kepanikan dan mual. Meski termasuk dalam fobia langka, banyak orang menganggap badut menyeramkan, bahkan benar-benar menakutkan. 

Kenapa begitu? Dilansir Britannica, Senin (24/1/2022), hal tersebut karena sebagian terletak pada prevalensi badut jahat dalam budaya populer, kata Pennywise di film "It" (1986) karya Stephen King.

Di samping itu, ada alasan psikologis lain mengapa seseorang bisa sangat takut dengan badut. Pertama, riasan badut bisa meresahkan. Itu tidak hanya menyembunyikan identitas orang tetapi juga perasaan orang itu. Lebih buruk lagi, riasan dapat menghasilkan sinyal campuran, misalnya seperti badut yang tersenyum tapi terlihat cemberut.

Lalu, ada sifat luar biasa dari riasan itu sendiri. Bibir dan alis yang terlalu besar mendistorsi wajah sehingga otak menganggapnya sebagai manusia tetapi sedikit melenceng.

Baca juga: Sejarah 24 Januari: California Dilanda Demam Emas, Banyak Orang Mendadak Kaya Raya

Keanehan itu diperparah dengan kostum badut yang aneh. Selain itu, badut sangat tidak terduga dan juga nakal, yang membuat orang gelisah. Ketidaknyamanan psikologis ini menghasilkan ketakutan yang kemudian dipicu oleh penggambaran negatif badut dalam budaya populer.

Menurut beberapa orang, pembunuh berantai Amerika tahun 1970-an John Wayne Gacy — yang tampil sebagai Pogo the Clown di acara-acara amal dan pesta anak-anak — memperkuat gagasan tentang badut jahat dan kiasan itu menjadi umum dalam film dan buku horor. 

Jadi mungkin tidak mengherankan bahwa jajak pendapat tahun 2016 menemukan bahwa orang Amerika lebih takut pada badut daripada serangan teroris atau bahkan kematian.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US