The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenal Ishikawa Goemon, Pahlawan Rakyat Jepang yang Berprofesi Jadi Pencuri
Ishikawa Goemon. (photo/Dok. Wikipedia)
Fakta Dan Mitos

Mengenal Ishikawa Goemon, Pahlawan Rakyat Jepang yang Berprofesi Jadi Pencuri

Kamis, 18 Februari 2021 12:59 WIB 18 Februari 2021, 12:59 WIB

INDOZONE.ID - Ishikawa Goemon merupakan pahlawan rakyat Jepang yang hidup pada abad ke-16. Kisahnya sering dibandingkan dengan Robin Hood, karena ia suka mencuri dari orang kaya dan membagikannya kepada orang miskin. Goemon lekat dengan budaya populer. Kisahnya diadaptasi pada drama Kabuki dan muncul di video game, film, dan anime. Banyak penggemar manga One Piece mengatakan bahwa ia merupakan inspirasi untuk tokoh Kozuki Oden. 

Di Jepang pada abad ke-16 yang berada di bawah kekuasaan Shogun Ashikaga. Menurut beberapa cerita, Goemon merupakan putra seorang samurai yang berasal dari Kouchi (sekarang Prefektur Osaka). Sedangkan pada versi lain, Goemon dikatakan berasal dari Provinsi Iga, wilayah yang terkenal dengan ninja. Tetapi, terdapat versi lain yang mengatakan bahwa Goemon merupakan anak seorang samurai yang bernama Ishikawa Akashi.

Ketika dibunuh orang-orang dari Keshogunan Asihakaga, Goemon pun bersumpah untuk membalas kematian sang ayah. Hal itulah membuat Goemon berhenti menjadi samurai dan mulai menjalani kehidupan sebagai seorang pencuri. Goemon sendiri tumbuh menjadi ninja yang terampil. Ia merupakan murid dari Momochi Sandayu, salah seorang pendiri sekolah Ninjutsu Iga. 

Goemon sendiri dikenal memiliki sikap buruk. Ia pemarah dan hidup dalam aturannya sendiri. Goemon juga pernah berselingkuh dengan istri majikannya lalu kabur bersamanya dari Iga. Dalam beberapa versi, wanita itu kemudian dibunuh Goemon karena menjadi penghalang pada salah satu pelariannya.

Di pengunjung akhir kisah, Goemon ditangkap pihak berwenang sebelum akhirnya dieksekusi. Terdapat 2 versi yang bercerita tentang ini. Pertama, beberapa pengikut Goemon ditangkap. Orang-orang ini mengungkapkan nama Goemon di bawah penyiksaan. Kedua, Goemon membobol tempat kediaman Toyotomi Hideyosi, orang terkuat Jepang saat itu.

Akhirnya, Hideyosi menghukum mati Goemon dan seluruh keluarganya. Mereka pun dieksekusi secara terbuka di depan gerbang Kuil Najenzi di Kyoto, Jepang. Goemon ditempatkan pada kuali dengan mintak yang mendidih bersama putranya yang masih kecil, yang ia angkat setinggi-tingginya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US