The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ruang Angkasa Sering Disebut sebagai Ruang Hampa, Ternyata Ini Alasannya!
Ilustrasi astronot di ruang angkasa. (Unsplash)
Fakta Dan Mitos

Ruang Angkasa Sering Disebut sebagai Ruang Hampa, Ternyata Ini Alasannya!

Kamu sudah tahu?

Selasa, 01 Maret 2022 10:39 WIB 01 Maret 2022, 10:39 WIB

INDOZONE.ID - Ruang angkasa seringkali mendapatkan julukan sebagai ruang tanpa batas di luar planet Bumi. Di sana terdapat berbagai planet lainnya dan juga rasi bintang yang menjadi struktur dan pengisi Tata Surya.

Tak hanya itu, ruang angkasa juga disebut sebagai ruang hampa yang mana sumber dari para astronot menyebutkan jika kita berada di luar angkasa kita tidak akan mendengar dan merasakan apa yang kita rasakan di Bumi. 

Baca Juga: Astronom Temukan Planet Baru Mengorbit Bintang, Mirip Bumi dan Dicurigai Ada Kehidupan

Tapi apa benar begitu adanya?

DIlansir Livescience, ruang angkasa disebut sebagai ruang hampa lantara tidak memiliki materi. Dengan kondisi seperti inilah, mengapa manusia tidak merasakan hal-hal yang serupa dengan di Bumi. 

Ruang angkasa memiliki tekanan yang sangat rendah, sehingga apapun yang terjadi normal pada manusia, jarang terjadi di dalam konteks alam semesta. 

Kita sering melihat astronot yang melakukan penelitian di luar angkasa memakai baju khusus karena kadar oksigen yang sedikit. Menurut penelitian jika manusia tidak memakai baju ini, maka kemungkinan akan meninggal dalam waktu tak terduga. 

Selain itu, di ruang angkasa juga memiliki gravitasi yang berbeda dengan di Bumi. Sehingga benda-benda di luar angkasa melayang-layang tak terkontrol adanya. Namun, bukan tidak ada, melainkan kadar gravitasi yang dimiliki ruang angkasa hanyalah sedikit. 

Gravitasi di ruang angkasa mengakibatkan asteroid, bintang, planet, tata surya, dan galaksi, berada di wilayah yang saling berdekatan. 

Lalu mengapa ruang angkasa gelap? 

Para astronaut yang ada di Stasiun Antariksa Internasional maupun di Bulan akan melihat sekeliling mereka berwarna hitam dan gelap.

Alasannya berkenaan dengan ruang hampa tadi, dimana tidak adanya molekul atmosfer yang dihantam oleh cahaya matahari. Hal ini kemudian menyebabkan sekeliling antariksa akan berwarna hitam dan bukannya biru seperti langit yang kita lihat ketika berada di Bumi.
 
Selain itu, sesuai sebutannya sebagai ruang hampa, di ruang angkasa cahaya tidak bisa memantulkan warna ke mata manusia. Hal ini mengakibatkan kita hanya akan melihat kegelapan saja di tempat tersebut. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Abdul Fattah
M Fadli

M Fadli

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US