Lagi, Pasukan Houthi Yaman Luncurkan Rudal dan Drone ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

- Senin, 8 Maret 2021 | 16:16 WIB
Ilustrasi rudal. (Freepik).
Ilustrasi rudal. (Freepik).

Pasukan Houthi Yaman, Minggu (7/3/2021), kembali menembakkan rudal dan drone ke fasilitas perusahaan minyak Arab Saudi Aramco di Ras Tanura, kata juru bicara kelompok yang berpihak pada Iran itu.

Tembakan juga dilancarkan pada sasaran-sasaran militer di kota Dammam, Asir dan Jazan di Arab Saudi, seperti yang dikutip dari Reuters.

Belum ada konfirmasi dari perusahaan minyak Aramco maupun otoritas Saudi.. Ras Tanura adalah lokasi kilang minyak dan fasilitas pemuatan minyak lepas pantai terbesar di dunia.

Media pemerintah Saudi sebelumnya pada Minggu melaporkan bahwa koalisi militer pimpinan Saudi yang memerangi Houthi telah mencegat 12 pesawat nirawak bersenjata, tanpa menyebut lokasinya di kerajaan itu, serta dua rudal balistik yang ditembakkan ke arah Jazan.

Dua warga di Dhahran mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mendengar ledakan.

Baca Juga: Sering Bertengkar, Wanita Ini Tega Bunuh Mertua Sendiri Pakai Racun Biawak

Kantor misi Amerika Serikat di Arab Saudi mengeluarkan imbauan, dengan mengutip laporan soal kemungkinan serangan rudal dan ledakan pada Minggu malam di Dhahran, Dammam, dan Khobar di Provinsi Timur di Arab Saudi. 

Provinsi Timur di kerajaan tersebut merupakan wilayah tempat keberadaan sebagian besar fasilitas produksi dan ekspor minyak Saudi Aramco. 

Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea mengatakan kelompok itu menembakkan 14 pesawat nirawak dan delapan rudal balistik melintasi perbatasan Arab Saudi dalam "operasi luas di jantung pemerintah kerajaan itu".

Sebelumnya, koalisi pimpinan Saudi mengatakan pihaknya melakukan serangan udara terhadap sasaran militer Houthi di Sanaa dan wilayah lain. Koalisi juga memperingatkan bahwa "warga sipil dan objek sipil di Kerajaan adalah garis merah".

Di ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi, Sanaa, seorang saksi mata Reuters melaporkan beberapa serangan udara.
 
TV Al Masirah yang dikelola Houthi menyebutkan bahwa pesawat tempur koalisi mengebom distrik al-Nahda dan Attan.

Houthi, yang telah memerangi koalisi sejak koalisi tersebut ikut campur dalam perang saudara Yaman pada Maret 2015, baru-baru ini meningkatkan serangan rudal dan pesawat nirawak lintas batas ke Arab Saudi.

Peningkatan ketegangan terjadi ketika AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa meningkatkan upaya diplomatik untuk gencatan senjata guna membuka jalan bagi dimulainya kembali pembicaraan politik yang disponsori PBB.

Pembicaraan politik itu ditujukan untuk untuk mengakhiri konflik, yang sebagian besar dilihat di kawasan itu sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran.

Halaman:

Editor: Edi Hidayat

Tags

Rekomendasi

Terkini

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Gorontalo Dini Hari

Kamis, 25 April 2024 | 14:57 WIB
X