The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pertama Kali dalam Sejarah, Gajah Kebun Binatang akan Dilepasliarkan di Kenya
Kawanan gajah. (photo/Ilustrasi/Pexels/Rachel Claire)
Travel

Pertama Kali dalam Sejarah, Gajah Kebun Binatang akan Dilepasliarkan di Kenya

Kamis, 08 Juli 2021 11:11 WIB 08 Juli 2021, 11:11 WIB

INDOZONE.ID - Seluruh kawanan gajah dari kebun bintang di Inggris dilaporkan akan dilepaskan ke alam liar di Kenya. Para konservasionis yang menjalankan kegiatan ini dipuji karena menjadi yang pertama di dunia. Mengutip CNN, ke-13 gajah itu tinggal di Howletts Wild Animal Park di Kent, Inggris selatan. 

Mereka akan diterbangkan lebih dari 7.000 km ke Kenya, menurut badan amal konservasi hewan Aspinall Foundation. 12 gajah lahir dan dibesarkan di Kent dan satu lahir di Israel. Semua gajah ini tidak ada yang pernah hidup di alam liar. Kelompok gajah tersebut memiliki berat total 25 ton dan termasuk dengan tiga anakan. 

Ini akan menjadi pertama kalinya di dunia, di mana kawanan gajah yang dilepasliarkan kembali. Pelepasliaran atau rewilding ini bertujuan untuk mengembalikan ekosistem ke keadaan alami, dan sering melibatkan reintroduksi hewan asli. Yayasan Aspinall sedang mengerjakan proyek dengan Sheldrick Wildlife Trust dan Kenya Wildlife Service. Terdapat dua lokasi di selatan Kenya yang tengah dipertimbangkan untuk menjadi kawasan pelepasliaran gajah. 

"Ini adalah proyek yang sangat menarik dan pertama di dunia," kata Damian Aspinall, ketua Yayasan Aspinall.

"Seperti halnya proyek konservasi lain sebesar ini, jelas ada risiko besar mengikuti. Tapi kami menganggap mereka layak kembali ke alam liar di mana mereka berada," lanjutnya. 

"Kami berharap dapat menawarkan kesempatan yang sama kepada 13 gajah ini ketika mereka menginjakkan kaki di tanah Afrika, rumah tempat mereka berada. Dan dapat hidup liar juga bebas seperti yang diinginkan alam," katanya. 

Nantinya, gajah tersebut akan diangkut dalam kadang individu yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, dan dokter hewan akan siap sedia selama penerbangan, menurut situs web Yayasan Aspinall. Konservasionis nantinya akan mengumpulkan dana pada proyek itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US