The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemerintah China Dorong Warganya Kembali Berwisata ke Indonesia Pascapandemi
llustrasi warga China (REUTERS/Florence Lo)
Travel

Pemerintah China Dorong Warganya Kembali Berwisata ke Indonesia Pascapandemi

Selasa, 28 September 2021 15:16 WIB 28 September 2021, 15:16 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah China melalui Konsulat Jenderal di Denpasar, Zhu Xinglong mengatakan akan mendorong warganya untuk kembali berwisata ke Indonesia, khususnya di wilayah konsulernya, yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca pandemi Covid-19.

"China akan memperdalam kerja sama penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi dengan Indonesia di masa pasca-pandemi, khususnya mendorong turis China untuk kembali berkunjung ke Bali, NTB dan NTT," kata Zhu Xinglong dilansir Antara, Selasa (28/9/2021).

Zhu mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara pertama yang memberikan bantuan penanganan pandemi terhadap China, begitu juga sebaliknya.

Saat Indonesia dilanda pandemi Covid-19, China juga segera memberikan bantuan peralatan medis, berbagi pengalaman dalam diagnosis, pengobatan, pencegahan dan pengendalian, serta juga menjalin kerja sama dalam penelitian dan pengembangan serta produksi vaksin.

"Konsulat Jenderal China di Denpasar juga selalu memperhatikan situasi pandemi di Indonesia, khususnya di Bali, NTB, dan NTT, dan telah menyumbangkan beberapa gelombang pasokan peralatan medis dan sembako kepada instansi pemerintah, media massa, universitas, organisasi keagamaan, dan masyarakat setempat di tiga provinsi," katanya.

Untuk itu, Zhu mengatakan China akan memperdalam kerja sama penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi dengan Indonesia di masa pasca pandemi, khususnya di wilayah konsulernya.

Selain itu, kerja sama China dan Indonesia di bidang perdagangan dan investasi juga terus ditingkatkan. Pada paruh pertama 2021, nilai perdagangan kedua pihak mencapai 53,57 miliar dolar AS dengan pertumbuhan lebih dari 50 persen, investasi langsung China di Indonesia mencapai 1,11 miliar dolar AS dengan pertumbuhan hampir 20 persen.

Adapun proyek-proyek kerja sama Belt and Road berjalan dengan baik, salah satunya kereta api cepat Jakarta-Bandung telah memasuki tahap pembangunan yang strategis.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Nanda
Dina

Dina

Editor
Nanda

Nanda

Writer
JOIN US
JOIN US