12 Tradisi Perayaan Hari Raya Idulfitri di Berbagai Negara Dunia
Ilustrasi banguann masjid di Arab Saudi (Pixabay)
Travel

12 Tradisi Perayaan Hari Raya Idulfitri di Berbagai Negara Dunia

Senin, 18 Mei 2020 12:28 WIB 18 Mei 2020, 12:28 WIB

INDOZONE.ID - Setiap negara memiliki budaya dan tradisi berbeda dalam merayakan momen penting. Beda negara, beda pula tradisinya. Salah satunya, saat menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri.

Idul Fitri menjadi momentum kemenangan bagi kaum Muslimin setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh.

Jika umumnya dilakukan dengan tradisi mudik, kumpul keluarga, sungkeman, dan berbagi Tunjangan Hari Raya (THR), maka berbeda dengan perayaan Idulfitri di berbagai negara berikut ini.

Sejumlah Tradisi Unik Lebaran Idulfitri di Berbagai Negara

Ketika Hari Raya Idul Fitri akan segera tiba, orang-orang pun menyiapkan kata-kata ucapan Hari Raya Idul Fitri 2020 terbaik untuk dikirimkan ke keluarga, saudara, dan rekan-rekan lainnya.

Selain itu, ada pula tradisi Lebaran Idulfitri di berbagai negara yang sudah turun-temurun dari sejak lama. Tradisi perayaan Idulfitri ini pun memiliki keunikan masing-masing.

Apa saja ya? Berikut dirangkum Indozone, sejumlah tradisi perayaan Hari Raya Idul Fitri di berbagai negara dunia:

1. Tradisi Idulfitri di Malaysia

tradisi idulfitri lebaran idul fitri di malaysia
Ikon negara Malaysia (Unsplash/@azlanbaharudin)

Sebagai negara dengan mayoritas umat Muslim yang banyak, Negeri Jiran Malaysia memiliki tradisi merayakan Lebaran yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

Terlihat dari suguhan makanan khas Lebaran di negara tersebut, seperti ketupat dan rendang. Ada juga tradisi mudik dan silaturahmi ke rumah sanak saudara.

2. Tradisi Idulfitri di Tiongkok

tradisi unik lebaran idul fitri di tiongkok
Bangunan ikon di Tiongkok (Unsplash/@linglivestolaugh)

Momen Idulfitri di Tiongkok paling terasa bagi mayoritas Muslim di provinsi Xinjiang dan Yunnan. Seusai bersilaturahmi, biasanya masyarakat di sana mengunjungi makam para leluhur atau tokoh Muslim setempat.

3. Tradisi Idulfitri di Jepang

tradisi lebaran idulfitri di jepang
Negara Jepang (Unsplash/@jlhopes)

Di Jepang, setelah menunaikan ibadah salat Idulfitri, biasanya masyarakat akan saling bersilaturahmi, duduk bersama dan menikmati makanan yang telah disediakan oleh panitia masjid.

4. Tradisi Idulfitri di India

Tradisi lebaran idul fitri di India
Taj Mahal di India (Unsplash/@littlej1428)

Tradisi perayaan Idulfitri di India punya keunikan tersendiri. Usai melaksanakan salat Ied, biasanya masyarakat akan menikmati bersama makanan khas Lebaran bernama Siwaiyaan, campuran bihun manis dengan susu dan buah-buahan kering.

Ada juga makanan khas seperti mutton biryani atau sheer khurma. Selain itu, para wanita India juga melukis tangan mereka menggunakan henna di beberapa hari menjelang Lebaran.

5. Tradisi Idulfitri di Turki

tradisi perayaan lebaran idul fitri di negara dunia
Bangunan masjid di Turki (Unsplash/@adliwahid)

Di Turki, Hari Raya Idul Fitri disebut dengan Ramazan Bayrami, artinya Festival Ramadhan. Ada pula menamainya Seker Bayrami atau Festival Manisan. Kemudian, masyarakat saling bersalaman dan mengucapkan, "Bayramini Kutlu Olsun", "Mutlu Bayramlar", atau Bayraminiz Mubarek Olsun".

Anak-anak juga berdatangan ke rumah orang yang lebih tua. Kemudian, mereka diberi hadiah berupa cokelat, permen, uang koin, atau makanan tradisional Turki seperti Lokum, Turkish Delights, dan Baklava.

6. Tradisi Idulfitri di Maroko

tradisi perayaan
Negara Maroko (Pexels/Nicolas Postiglioni)

Di Maroko, saat momen Lebaran para pria biasanya memakai baju khas seperti kaftan yang dinamakan djellaba dan sepatu tradisional Maroko. Sementara, wanita memakai gaun kaftan.

Makanan khas Maroko yang wajib disajikan saat perayaan Idulfitri tiba adalah roti tipis Msemen, crepes Baghrir, dan Laasida yaitu sejenis puding dari beras ketan berisi couscous, butter, madu, dan rempah.

7. Tradisi Idulfitri di Mesir

tradisi lebaran idulfitri di mesir
Bangunan di Mesir (Unsplash/@omarelsharaawy)

Perayaan Idulfitri di Mesir dilakukan selama empat hari berturu-turut. Makanan khas Lebaran di sini adalah Fata, yaitu campuran beras, daging, bawang, dan cuka.

Selain itu, ada pula tradisi kumpul bersama keluarga di taman sambil menikmati makanan khas Mesir yaitu Ranja yang terbuat dari ikan asin dan acar.

8. Tradisi Idulfitri di Arab Saudi

tradisi perayaan Idulfitri di Arab Saudi
Kakbah di Arab Saudi (Unsplash/@adliwahid)

Berbeda di Arab Saudi, masyarakat menggelar karpet di depan rumah, duduk, dan berbagi makanan khas yaitu Debyazah, sejenis dessert terbuat dari almond, pistachio, kacang pinus dan bermacam buah kering.

9. Tradisi Idulfitri di Uni Emirat Arab (UEA)

tradisi perayaan lebaran idul fitri di uni emirat arab
Dubai di Uni Emirat Arab (Unsplash/@waelhneini)

Sama seperti negara lain pada umumnya, di Uni Emirat Arab masyarakat berkumpul bersama keluarga, salat Ied, dan datang bersilaturahmi.

Bedanya, mereka biasanya menghidangkan makanan khas berupa bubur gandum utuh dan daging yang disebut Harees, dan Balaleet, bihun dengan telur goreng.

10. Tradisi Idulfitri di Australia

tradisi perayaan lebaran idul fitri di Australia
Negara Australia (Unsplash/@qwe102904)

Meski merupakan negara minoritas Muslim, namun Lebaran di Australia juga dirayakan cukup meriah. Ada festival multikultur. Tidak hanya untuk umat Muslim yang sedang berlebaran, tapi juga dibolehkan untuk warga non muslim lainnya.

11. Tradisi Idulfitri di Rusia

tradisi lebaran idul fitri di negara dunia Rusia
Kota Moscow di Rusia (Unsplash/@parulava)

Setelah salat Ied dan saling bermaaf-maafan, biasanya masyarakat Rusia akan menyantap makanan khas dengan bahan utama daging kambing. Makanan saat Hari Raya Idul Fitri lainnya seperti salad dan sup juga dihidangkan secara bersamaan.

12. Tradisi Idulfitri di Nigeria

tradisi lebaran idulfitri di Nigeria
Anak-anak di Nigeria (Pixabay)

Masyarakat di Nigeria dikenal mayoritasnya beragama Islam dan Kristen. Meski hidup saling berdampingan dalam satu negara, sikap toleransi sangat terasa di negara ini. Idulfitri disebut dengan istilah "Sallah Kecil".

Kemudian, masyarakat akan saling berpelukan dan mengucapkan, "Barka Da Sallah", artinya Salam Sejahtera di Hari Raya. Selain itu, umat Kristen akan berpartisipasi membantu umat Muslim menyiapkan acara Lebaran.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rizka
Rizka

Rizka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US