The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dear Traveler, Ini Lho Cara Paling Murah Keliling Jerman Sepuasnya!
Tiket 9 Euro bisa keliling Jerman sepuasnya (Aulia Kurnia Hakim/IDZ Creators)
Travel

Dear Traveler, Ini Lho Cara Paling Murah Keliling Jerman Sepuasnya!

Rabu, 25 Mei 2022 16:42 WIB 25 Mei 2022, 16:42 WIB

INDOZONE.ID - Kabar gembira buat kamu yang suka traveling dan pengin keliling Jerman. Pemerintah Jerman menyetujui program tiket 9 Euro. Nah, tiket yang kalau dirupiahkan nilainya sebesar Rp130 ribu ini bisa dipakai untuk keliling Jerman loh, asyik!

Pembelian awal (presale) dimulai Senin, (23/5/2022) lalu. Tiket berlaku selama satu bulan dan masa promosi tiket 9 Euro ini diperuntukan untuk tiga bulan, yakni Juni, Juli dan Agustus 2022.

Dari pantauan Tim IDZ Creators, Aulia Kurnia, pembelian tiket ini enggak sulit karena bisa dilakukan via website atau aplikasi DB (Deutsche Bahn).

tiket kereta jerman
Tiket 9 Euro berlaku selama sebulan dan bisa diperpanjang tiga bulan (Aulia Kurnia Hakim/IDZ Creators)

Kalau sudah mendapat konfirmasi, tiket bisa dicetak atau disimpan secara online. Ini artinya, bagi yang memiliki aplikasi DB bisa menunjukkan kepada petugas disertai dengan kartu identitas yang berlaku.

Bjoern, teman Aulia Kurnia, mengaku sudah membeli tiket ekonomis ini. Warga Frankfurt am Main tersebut bilang kalau tiket ini bisa menghemat biaya trasnportasi di Jerman. Mengingat kalau ingin keliling kota dengan transportasi publik minimal kamu harus mengeluarkan kocek 5,75 Euro atau sekitar Rp89 ribu per hari. Itu baru dalam kota aja, ya.

wisata jerman
Stasiun utama Frankfurt am Main (Aulia Kurnia Hakim/IDZ Creators)

Sedangkan dengan tiket 9 Euro bisa dipakai ke berbagai penjuru negeri untuk sebulan penuh dan bisa diperpanjang hingga tiga bulan. Lumayan bisa menghemat, uangnya bisa dialokasikan untuk keperluan lain.

Meski begitu ada sejumlah kekhawatiran yang dirasakan Bjoern dan warga pada umumnya. Kalau pemerintah setempat enggak mengantisipasinya dengan penambahan armada dan petugas, transportasi publik bakal membeludak.

Apalagi saat akhir pekan, di Jerman biasanya frekuensi bus-tram-kereta jauh berkurang.

wisata jerman
Transportasi dalam kota yang gratis (Aulia Kurnia Hakim/IDZ Creators)

Selain itu, khawatirnya tiket murah ini bisa berimbas pada penumpang yang akan rebutan nomor kursi pada kereta cepat. Karena biasanya, terjadi kekacauan pada nomor kursi kereta cepat di Jerman.

Belum lagi, tiket murah ini dikhawatirkan akan menimbulkan peperangan harga antara operator swasta seperti Fixbus dengan pemerintah Jerman. Hmmm serba salah, ya!

wisata jerman
Tiket 9 Euro tidak bisa digunakan untuk kereta ekspress (Aulia Kurnia Hakim/IDZ Creators)

Perlu diingat, tiket hemat ini hanya berlaku individu alias enggak bisa dipindah tangankan. Tiket hanya bisa digunakan untuk transportasi lokal seperti bus, tram, kereta, S-Bahn hingga U-Bahn (bawah tanah). Tiket juga berlaku untuk kereta regional atau antarkota.

Sementara itu, tiket ini enggak berlaku untuk IC (Intercity) dan ICE (Intercity Express) atau kereta cepat yang melayani hingga ke mancanegara.

Promosi 9 Euro ini menjadi langkah pemerintah dalam menggiatkan warga beralih ke transportasi publik.Ini juga jadi cara pemerintah Jerman untuk meningkatkan kembali geliat pariwisata setelah hampir dua tahun nyaris mati suri karena pandemi Covid-19.

wisata jerman
Wisata gedung opera di Frankfurt (Aulia Kurnia Hakim/IDZ Creators)

Kebijakan tiket yang disebut ‘9 untuk 90’ ini juga disebut menjadi respon atas perang Rusia-Ukraina yang berdampak ke Benua Biru, termasuk Jerman. Invasi dari negeri Vladimir Putin tersebut membuat harga bahan bakar meningkat.

Skema ini dipilih untuk mereduksi harga gas dan bensin yang makin melambung, dan warga diharapkan beralih menggunakan transportasi umum.

Pemerintah pusat pun sudah menyiapkan dana 2,5 miliar Euro atau sekitar Rp38,75 triliun demi program ini.

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join IDZ Creators dengan klik di sini.

IDZ Creators
IDZ Creators

TAG
Rini Puspita
Aulia Kurnia Hakim
Aulia Kurnia Hakim

Aulia Kurnia Hakim

Community Writer
JOIN US
JOIN US