The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Insiden Penyerangan Pramugari Kembali Terjadi, Kali Ini Dilakukan Pria Berumur 20 Tahun
Tampilan pramugari (kiri) dan orang yang meninju pramugari (kanan). (photo/Ilustrasi/Pexels/KM L/Twitter/@m6225r)
Travel

Insiden Penyerangan Pramugari Kembali Terjadi, Kali Ini Dilakukan Pria Berumur 20 Tahun

Kamis, 04 November 2021 14:01 WIB 04 November 2021, 14:01 WIB

INDOZONE.ID - Kejadian penyerangan pramugari di pesawat kembali terjadi. Kali ini terjadi pada penerbangan American Airlines. Salah seorang pramugari American Airlines dilaporkan telah diserang oleh penumpang pada penerbangan JFK-SNA. Kejadian ini terjadi pada 27 Oktober kemarin. 

Kejadian tersebut diawali saat pramugari tidak sengaja menabrak pria itu di bagian dapur pesawat. Pramugari itu langsung meminta maaf, dan penumpang ini malah mengikutinya ke lorong dan menyerangnya. Pria itu kemudian balik ke bangkunya seolah berlaku seperti tidak ada yang terjadi. 

"Seorang pramugari yang bekerja di kabin yang berbeda menabrak penumpang ini, kemudian dia kemudian masuk ke salah satu dapur penerbangan dan penumpang ini mendekatinya (si pramugari) dan meninju wajahnya setidaknya dua kali," ungkap Paul Hartshorn Jr dengan Asosiasi Pramugari Profesional.

"Itulah yang kami ketahui dan dia menderita patah tulang di hidung dan wajahnya." lanjutnya. 

Dari kejadian itu, penerbangan terpaksa dialihkan kembali ke Bandara Internasional Denver, dan dilaporkan pramugari itu mengalami patah pada bagian hidung usai penyerangan itu dan dilarikan ke rumah sakit. 

Mengutip Fox News, pria tersebut dilaporkan tidak akan diterima pada penerbangan American Airlines setelah penyerangan itu. Bahkan, pihak maskapai akan menuntut dia secara hukum. Sekadar informasi, tersangka tersebut bernama Brian Hsu yang berumur 20 tahun. 

"Orang yang terlibat dalam insiden ini tidak akan pernah diizinkan untuk bepergian dengan American Airlines di masa depan. Tetapi kami tidak akan puas sampai dia dituntut secara hukum," ungkap pihak maskapai itu dalam sebuah pernyataan pekan lalu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US